JAKARTA - Olivia Dean akhirnya buka suara mengenai motif di balik keberaniannya mengkritik Ticketmaster, Live Nation, dan AEG terkait harga tiket resale konsernya yang melambung tinggi.
Dean mengungkapkan bahwa keputusannya bertindak dipicu oleh rasa iba melihat perjuangan seorang ibu tunggal yang sangat ingin menyaksikan penampilannya namun terhalang biaya.
Penyanyi yang namanya meroket sepanjang tahun 2025 lewat album “The Art of Loving” itu mengaku tersentuh saat melihat unggahan di media sosial yang menandai akunnya. Ia pun menceritakan momen emosional ketika menemukan video seorang penggemar yang mengalami kesulitan finansial.
"Saya melihat video seorang ibu tunggal, dan dia berkata, 'Saya merasa sangat terhubung dengan album ini (The Art of Loving). Saya tidak mampu membeli tiket. Saya sanggup membayar bensin dan pengasuh anak, tapi bisakah Anda memberi saya tiket saja?'" kata Dean, dalam diskusi panel bersama Gayle King di acara Soho Sessions dan Grammy Museum baru-baru ini.
Menanggapi hal itu, Dean merasa bahwa orang-orang seperti itulah yang seharusnya berada di barisan penonton konsernya, bukan mereka yang hanya mencari keuntungan lewat spekulasi harga.
Sebelumnya, kekesalan Dean memuncak saat tiket turnya di AS mulai dijual dan muncul di situs resale dengan harga tidak masuk akal. Melalui unggahan di Instagram Story, ia secara terbuka menyerang kebijakan sistem distribusi tiket yang dianggapnya eksploitatif.
BACA JUGA:
"@Ticketmaster @Livenation @AEGPresents Anda menyediakan layanan yang menjijikkan," tulis Dean. "Harga yang Anda izinkan untuk penjualan kembali tiket sangat keji dan sepenuhnya bertentangan dengan keinginan kami. Musik live harus terjangkau dan dapat diakses, dan kita perlu menemukan cara baru untuk mewujudkannya. JADILAH LEBIH BAIK."
Langkah frontal Dean membuahkan hasil signifikan. Ticketmaster akhirnya mengumumkan proses pengembalian dana sebagian (partial refund) bagi penggemar yang terlanjur membayar harga selangit dan menerapkan batasan harga jual kembali sesuai nilai nominal (face value) untuk tur Dean.
Keberanian Dean itu muncul di tengah momentum kariernya yang sedang berada di puncak, di mana ia baru saja mendapatkan nominasi Best New Artist untuk ajang Grammy mendatang.
Untuk tur tahun depan, Dean dijadwalkan tampil di arena ikonik seperti Madison Square Garden di New York dan Crypto.com Arena di Los Angeles—membawa misi bahwa kemegahan panggung musik tidak boleh mengorbankan aksesibilitas bagi para penggemar setianya.