Bagikan:

JAKARTA - Matheus Cunha percaya Michael Carrick layak tetap menjadi Manajer Manchester United secara tetap karena telah membawa kembali sebagian keajaiban Sir Alex Ferguson ke Old Trafford.

Mantan gelandang ini ditugaskan untuk menstabilkan tim dan membawa Manchester United lolos ke Liga Champions setelah kepergian Ruben Amorim yang penuh kontroversi pada Januari 2026.

Tampaknya itu tugas yang berat, tetapi Carrick telah melampaui ekspektasi. Ia bahkan membawa The Red Devils menang dramatis 3-2 melawan rival Liverpool pada Minggu, 3 Mei 2026, yang memastikan kembalinya mereka ke kancah sepak bola Eropa teratas dengan tiga pertandingan tersisa.

Ferguson sebetulnya hadir di laga itu. Namun, ia dibawa ke rumah sakit sebelum pertandingan dimulai sebagai tindakan pencegahan setelah merasa tidak enak badan. Namun, Cunha melihat dampak dari manajer hebat itu selama penampilan penuh semangat yang dipimpin oleh Carrick.

Ketika ditanya apakah ia ingin Carrick tetap menjadi manajer musim depan, pemain asal Brasil itu dengan tegas setuju.

"Ya, ya, jujur ​​saja, saya rasa kita perlu mengatakannya. Saya rasa itu bukan di tangan saya. Namun, apa yang telah ia lakukan, ia penuh percaya diri kepada tim."

"Lihat, saya pernah duduk di bangku cadangan bersamanya, tetapi cara ia mengajar semua orang sungguh luar biasa. Saya pikir dia memiliki semacam keajaiban di era Ferguson, hal-hal semacam itu."

"Kemudian dia datang dan membawanya kepada kami, mengajari kami bagaimana seharusnya. Ya, menjadi bagian dari semua yang dia lakukan ialah suatu kesenangan. Tentu saja saya pikir dia pantas mendapatkannya (manajer tetap)," tutur Cunha.

Hubungan Carrick dengan Manchester United menjadi kunci bagi mantan bos Middlesbrough itu untuk mendapatkan pekerjaan untuk sisa musim ini.

Klub menginginkan seorang manajer yang tahu apa yang membuat tim berjalan dengan baik untuk menghindari masalah dalam adaptasi dan memberi waktu kepada Direktur Sepak Bola Jason Wilcox melakukan pencarian menyeluruh untuk pengganti jangka panjang Amorim. Carrick telah membuktikan bahwa dia bisa menjadi orang dicari Wilcox.

Melihat kualitas Carrick, Cunha mengatakan dia tahu bahwa Manchester United tidak bisa berpuas diri dengan hanya kelolosan ke Liga Champions.

Tim harus terus berjuang untuk meraih gelar-gelar yang diraih dengan berlimpah selama masa Carrick masih menjadi anak asuh Ferguson.

"Ini adalah salah satu hak istimewa terbesar yang saya miliki untuk bermain di klub ini. Kami tahu tujuan untuk musim ini ialah untuk berada di sana."

"Saya rasa Liga Champions tanpa klub ini bukanlah turnamen yang sama. Klub ini tanpa Liga Champions bukanlah klub yang sama."

"Menjadi bagian dari ini, menjadi salah satu dari mereka. Ketika kami datang, saya rasa ada banyak keraguan tentang bagaimana klub ini akan bangkit kembali. Saya sangat senang menjadi bagian dari ini," kata Cunha.

Sementara itu, sayangnya Manchester United akan kehilangan Casemiro, yang tak akan merasakan bermain di Liga Champions bersama mereka.

Gelandang gaek asal Brasil itu dipastikan meninggalkan Old Trafford akhir usim ini ketika kontraknya berakhir, tetapi Cunha bercanda bahwa dia belum menyerah untuk membujuknya agar tetap tinggal.

"Memiliki orang ini di ruang ganti adalah sebuah hak istimewa. Kami akan sangat merindukannya. Pada akhirnya kita tidak tahu bagaimana kelanjutan kontraknya dan tentu saja semua orang berharap ada sedikit perpanjangan!"

"Tentu saja, tentu saja. Aku tahu ini lebih sulit dari yang kita bicarakan, tapi, ya, pada akhirnya, kita tidak pernah tahu, kan? Ayo kita mulai," katanya.