JAKARTA - FireAid merilis pernyataan resmi untuk membantah pemberitaan yang menyebut dana hasil dari konser amal tidak disalurkan langsung kepada para korban.
Seperti diketahui, konser FireAid yang digelar Januari lalu merupakan pertunjukan yang digagas untuk menggalang dana bagi korban kebakaran besar di Los Angeles, AS.
Konser tersebut menghadirkan banyak nama besar, seperti Billie Eilish, Lady Gaga, Rod Stewart, Katy Perry, Joni Mitchell, Red Hot Chili Peppers, Sting, Gracie Abrams, Green Day, No Doubt, Olivia Rodrigo, Stevie Wonder, Anderson Paak, hingga Alanis Morissette.
Menurut situs resmi organisasi FireAid, konser yang ditonton lebih dari 50 juta orang itu berhasil mengumpulkan lebih dari 100 juta dolar AS melalui penjualan tiket dan merchandise, sponsor, serta donasi dari masyarakat.
FireAid melaporkan, pencairan dana dilakukan dalam tiga tahap, yaitu 50 juta dolar AS pada Februari, 25 juta pada Juni, dan 25 juta lagi akan didistribusikan akhir tahun ini.
Namun, kontroversi terkait alokasi dana jadi perbincangan dalam beberapa minggu terakhir, di mana FireAid disebut menylurkan dana tersebut kepada lembaga nirlaba, alih-alih langsung kepada korban yang terdampak kebakaran.
Atas beberapa pemberitaan yang muncul, FireAid pun menyebut laporan-laporan itu sebagai misinformasi. Lewat pernyataan resmi yang diunggah di Instagram, mereka mencoba memberikan pandangan kepada para donatur dan korban tentang bagaimana FireAid menggunakan dana mereka.
BACA JUGA:
Kepada Los Angeles Times, FireAid mengaku telah menghubungi lebih dari 100 organisasi penerima dana untuk meninjau hibah yang diterima dan bagaimana dana tersebut digunakan.
Adapun, kemitraan dengan beberapa lembaga nirlaba merupakan cara mereka untuk secara langsung menjangkau orang-orang yang membutuhkan stabilitas pangan dan perumahan.
"Setiap penerima diwajibkan untuk melaporkan penggunaan dana untuk memastikan transparansi dan dampak penuh. Laporan akhir tahun, yang akan jatuh tempo pada Desember 2025, akan diaudit oleh auditor FireAid, KPMG,” bunyi pernyataan FireAid, mengutip unggahan Instagram, Selasa, 29 Juli.
Situs FireAid juga mencantumkan mitra yang telah menerima hibah, dan organisasi tersebut menyatakan bahwa mereka akan terus menerbitkan dokumentasi tentang bagaimana dana yang diberikan telah menjangkau masyarakat terdampak kebakaran hutan di Los Angeles.
“Meskipun masih banyak yang harus dilakukan, dana yang terkumpul melalui FireAid telah memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan kepada sebanyak mungkin orang,” tulis mereka.
Adapun, penerima hibah yang diumumkan pada bulan Februari untuk divisi musisi dan seniman adalah Armory Center for the Arts, LA Arts Community Fire Relief Fund, LA Commons, LA County Arts & Creative Recovery Fund, MusiCares Foundation, Music Health Alliance – Music Industry Mental Health Fund yang baru diluncurkan, dan Sweet Relief Musicians Fund.