Bagikan:

JAKARTA - Kylie Minogue mulai membuka sinyal besar untuk para penggemarnya. Penyanyi pop asal Australia itu mengisyaratkan akan menggelar tur besar untuk menandai 40 tahun kariernya di dunia musik.

Kabar itu mencuri perhatian karena datang setelah Kylie berbicara terbuka soal bagian hidup yang selama ini ia simpan rapat: kanker yang kembali menyerangnya, kegagalan program bayi tabung, dan masa ketika ia merasa tak sanggup keluar rumah.

Dikutip dari The Mirror, Minggu, 31 Mei, Kylie mengungkap rencana tur tersebut saat berbicara dengan majalah Style milik The Sunday Times. Ia ditanya apakah akan membuat tur perayaan empat dekade karier.

“Mungkin saya sebenarnya tidak boleh mengatakan ini, tapi ya, saya akan melakukannya,” kata Kylie, yang kini berusia 57 tahun.

Kepada Rolling Stone, Kylie juga memberi gambaran waktu. Tur itu kemungkinan digelar pada 2027 atau 2028.

Alasannya, lagu Locomotion dirilis di Australia pada 1987. Sementara Lucky mulai dikenal lebih luas menjelang akhir 1988. Karena itu, 2027–2028 menjadi waktu yang masuk akal untuk menandai 40 tahun perjalanan musiknya.

Bagi penggemar pop, Kylie bukan nama baru yang hanya hidup dari nostalgia. Ia termasuk sedikit penyanyi yang bisa bertahan melewati banyak perubahan selera musik. Dari masa radio dan televisi musik sampai era platform digital, namanya tetap punya ruang.

Namun, kabar tur itu datang bersama cerita yang lebih berat. Dalam dokumenter berseri Netflix yang dikutip The Mirror, Kylie bicara soal kanker, kesehatan, dan keinginannya memiliki anak.

Kylie pertama kali mengumumkan dirinya mengidap kanker pada 2005. Saat itu, ia menjalani lumpektomi, yakni operasi pengangkatan jaringan payudara, sebelum menjalani kemoterapi.

Ia sempat dinyatakan bebas kanker. Namun pada 2021, Kylie mengetahui kanker itu kembali. Berbeda dari pengalaman pertama, kali ini ia memilih menyimpannya dari publik.

“Saya bisa menyimpannya sendiri dan melewati tahun itu,” ujarnya.

Kylie mengatakan tidak merasa wajib memberi tahu dunia. Saat itu, kondisinya memang tidak memungkinkan.

“Saya tidak merasa berkewajiban untuk memberi tahu dunia. Dan sebenarnya, saat itu saya memang tidak sanggup. Saya seperti tinggal cangkang diri saya sendiri. Pada satu titik, saya bahkan tidak ingin keluar rumah lagi. Syukurlah, saya berhasil melewatinya lagi, dan semuanya baik-baik saja,” kata Kylie.

Pengakuan itu menunjukkan sisi lain dari kehidupan selebritas. Di depan publik, mereka sering terlihat baik-baik saja. Padahal, tidak semua hal bisa dibawa ke panggung, kamera, atau karpet merah.

Kylie juga mengaku lama mencari waktu yang tepat untuk mengungkap diagnosis keduanya. Situasi itu makin sulit ketika lagunya, Padam Padam, sukses besar dan meraih Grammy pada 2023.

Saat lagu itu kembali melejit, Kylie justru masih menyimpan kabar yang belum siap ia ceritakan kepada publik.

“Padam Padam membuka begitu banyak pintu bagi saya. Tetapi di dalam diri saya, saya tahu kanker bukan hanya gangguan kecil dalam hidup saya. Saya benar-benar hanya ingin mengatakan apa yang terjadi agar saya bisa melepaskannya,” ujarnya.

Ia beberapa kali ingin bicara saat menjalani wawancara. Namun, niat itu selalu tertahan.

“Saya berpikir, ‘sekarang waktunya’. Tetapi saya tetap menyimpannya sendiri,” kata Kylie.

Kylie mengatakan kanker itu diketahui setelah pemeriksaan rutin. Ia akhirnya membagikan pengalaman tersebut karena berharap ada orang yang terdorong memeriksakan kesehatannya.

Cerita lain yang ikut ia buka adalah soal keinginannya memiliki anak. Saat didiagnosis pada 2005, Kylie berusia 36 tahun. Pada usia itu, ia mulai serius memikirkan kemungkinan menjadi ibu.

Ia bahkan menunda kemoterapi untuk mencoba beberapa kali program bayi tabung atau IVF. Keputusan itu berat. Ia ingin segera menjalani pengobatan, tetapi juga masih ingin mencoba memiliki anak.

“Itu cukup menakutkan saat itu, karena Anda hanya ingin penyakit itu keluar, hilang,” kata Kylie.

Upaya itu tidak berhasil. Kylie menyebut, bila ia bisa memiliki bayi saat itu, hasilnya nyaris seperti keajaiban.

“Tetapi ternyata tidak berjalan seperti itu,” ujarnya.

Kini, rencana tur 40 tahun membuat nama Kylie kembali ramai dibicarakan. Untuk penggemar, itu tentu kabar menyenangkan. Untuk Kylie, tur itu tampaknya bukan hanya soal panggung besar dan daftar lagu lama, tetapi juga cara menandai perjalanan panjang yang tidak selalu terlihat dari luar.