Bagikan:

JAKARTA - Album studio kedua Nirvana yang legendaris, “Nevermind” (1991) akan dilelang oleh Wessex Auction Rooms. Koleksi ini menjadi sangat langka karena ditandatangani langsung oleh ketiga personel, yaitu Kurt Cobain (vokal, gitar), Krist Novoselic (bass), dan Dave Grohl (drum).

Adapun, pelelangan akan dilakukan di rumah lelang yang terletak di Wiltshire, Inggris hari ini, Rabu, 16 April, dengan perkiraan terjual di harga 12.000 sampai 15.000 poundsterling atau setara Rp266,7 juta sampai Rp333,4 juta.

DJ Rock dan Metal, Haggis adalah pemilik album tersebut, dengan tanda tangan didapat saat Nirvana tampil dalam sebuah konser yang dihadiri hanya 700 orang di The Bierkeller, Bristol pada 4 November 1991.

Haggis mengatakan, ia dan beberapa teman datang menonton Nirvana. Mereka mengenal baik pengelola dan staf The Bierkeller, sehingga mendapat akses khusus untuk mendapat tanda tangan Kurt Cobain cs.

"Saya ingat Kurt berkata kepada kami, 'Apakah hanya kalian bertiga?', seolah-olah dia berkata, 'Di mana yang lainnya?',” ujar Haggis, mengutip BBC, Rabu, 16 April.

“Kami ingin mereka bersama kami selama lima menit, jadi kami menjawab, 'Ya, hanya kami bertiga'. Sisanya - seperti kata mereka - adalah sejarah," tambahnya.

Haggis menyimpan album tersebut di loteng rumahnya selama 30 tahun, hingga akhirnya memutuskan untuk melelangnya.

Juru lelang dan spesialis musik, Martin Hughes menyambut gembira dengan dilelangnya album ini. Ia menyebut koleksi Haggis akan menarik minat dari seluruh dunia.

"Saya sangat gembira bisa menyertakan bagian penting dari sejarah musik dalam lelang kami. Set lengkap tanda tangan Nirvana dari periode ini sangat langka, dan mendapatkan tanda tangan itu dengan begitu sempurna di sampul album paling ikonik adalah impian kolektor,” ujar Hughes.

"Sebagai orang Bristol sendiri, hubungan lokal juga mengasyikkan bagi saya. Pertunjukan Bristol Bierkeller itu adalah sesuatu yang melegenda. Saya sudah mengenal penjualnya selama bertahun-tahun tetapi belum pernah diperlihatkan barang mistis ini yang katanya ada di lotengnya... dan sekarang barang itu bisa dilihat oleh dunia," pungkasnya.