Bagikan:

JAKARTA - Kemeriahan dan antusiasme penikmat musik Tanah Air terlihat dari digelarnya OTW—bagian dari perjalanan menyambut Pestapora 2026—yang dimulai pada Minggu malam, 3 Mei, di Bengkel Space, SCBD, Jakarta Selatan.

Konsep tukar setlist yang menjadi sorotan utama dari Pestapora tahun lalu ditampilkan kembali. J-Rocks yang kental dengan musik bergaya Jepang, bertukar setlist dengan RAN yang mengusung pop-R&B. Kemudian Maliq & D’Essentials yang punya -lagu-lagu romantis, bertukar dengan Rhoma Irama yang membawa pesan-pesan kuat dalam karyanya.

Berbeda dari apa yang ditampilkan tahun lalu, panggung tukar setlist di OTW hadir dengan cara yang lebih intim—di dalam ruangan, nyaman, panggung lebih kecil, serta jarak penampil dengan penonton yang begitu dekat.

J-Rocks jadi penampil pertama di malam pertama OTW. Iman, Sony, Wima, dan Anton membuka aksi panggung lewat lagu “Selamat Pagi”—dari album debut RAN tahun 2007—direspons dengan gairah penonton yang memenuhi ruangan.

Lagu hits milik RAN lainnya masih dibawakan Iman cs, seperti “Dekat Di Hati” dan “Pandangan Pertama”. Perbedaannya jelas terasa, lagu-lagu tersebut mendapat sentuhan musik populer Jepang yang khas.

Dalam penampilannya, J-Rocks juga menghadirkan momen spesial dengan mendatangkan musisi asal Hiroshima, Masafumi Kawamoto, ke atas panggung. “Sepeda”, lagu dari album HOP3 yang dirilis tahun 2013, dibawakan dalam bahasa Jepang.

Selanjutnya giliran RAN membawakan lagu-lagu dari band yang debut dua tahun lebih awal dari mereka itu. Nino, Rayi, dan Asta membuka penampilan dengan membawakan “Meraih Mimpi”, lagu J-Rocks dari EP Road to Abbey Road yang rilis tahun 2009.

Hits J-Rocks lain seperti “Fallin’ In Love”, “Ceria”, “Cobalah Kau Mengerti”, hingga “Kau Curi Lagi”. Pada lagu terakhir, RAN membawa kejutan dengan menghadirkan vokalis Lomba Sihir, Natasha Udu, yang disambut meriah penonton.

Tak berhenti sampai di situ, saat menutup setlist dengan lagu “Lepaskan Diriku”, Nino cs sekali lagu menghadirkan kejutan. Komedian Dicky Difie dengan gitarnya naik ke atas panggung untuk memainkan melodi pada bagian interlude lagu.

Setelah puas dengan tukar setlist J-Rocks dan RAN, lebih dari seribu orang masih setia menunggu kolaborasi Maliq & D’Essentials dan Rhoma Irama.

Angga Puradiredja cs tampil lebih lebih dulu. Band yang debut di tahun 2005 itu membawakan sejumlah lagu ikonik dari Raja Dangdut, seperti “Judi”, “Begadang”, dan “Penasaran”.

Setiap setlist Rhoma yang dibawakan, Maliq & D’Essentials mencoba mempertahankan irama dangdut. Nyatanya penonton berhasil dibuat bergoyang di sepanjang lagu.

Kemudian giliran Rhoma Irama yang naik ke atas panggung. Tampil dengan Soneta, musisi 79 tahun itu membawakan lagu-lagu populer Maliq & D’Essentials, seperti “Kumpul Bocah”, “Kita Bikin Romantis”, dan “Senja Teduh Pelita”.

Pada penghujung malam pertama OTW, Maliq & D’Essentials dengan Rhoma Irama dan Soneta, tampil bersama dengan formasi lengkap. Tidak kurang dari 18 orang tampil di atas panggung dengan posisinya masing-masing. “Mirasantika”, “Pilihanku”, “Judi”, dan “Setapak Sriwedari” bergantian dibawakan sebagai penutup.

Adapun, gelaran OTW masih akan berlanjut di tempat yang sama hingga Selasa, 5 Mei. Konsep tukar setlist dari Pestapora tahun lalu masih jadi sajian yang dihadirkan.

Untuk malam kedua, Mocca akan bertukar lagu dengan Reality Club, dilanjutkan Payung Teduh yang berbagi setlist dengan Sore. Kemudian untuk malam ketiga, Kangen Band dan Danilla akan membawakan sekumpulan hits dari Sheila On 7.