Bagikan:

JAKARTA - Dul Jaelani menandai babak baru dalam perjalanan hidup dan karier musiknya melalui peluncuran single terbaru yang berjudul Usia 25.

Karya ini menjadi manifestasi personal Dul dari fase transisi menuju kedewasaan yang penuh dengan dinamika layaknya sebuah wahana roller coaster.

Di bawah bendera TRA Records, Dul mencoba membedah keresahan serta kesadaran spiritual yang ia temukan saat menyentuh angka seperempat abad.

Bagi Dul, usia 25 tahun menjadi titik balik krusial dalam memahami realitas kehidupan yang sesungguhnya. Ia mulai menyadari bahwa kemandirian adalah kunci utama dalam menghadapi tantangan masa depan.

Sudut pandang tersebut lahir dari refleksi mendalam mengenai hubungan antarpribadi, keluarga, hingga visi karier yang kini ia jalani dengan lebih serius.

Melalui lagu ini, Dul menyampaikan pesan kuat tentang keberanian untuk berdiri di atas kaki sendiri tanpa harus selalu menggantungkan ekspektasi kepada orang lain.

"Memasuki usia tersebut, saya mulai memahami satu hal mendasar bahwa tidak ada yang benar-benar bisa menyelamatkan diri saya selain diri saya sendiri," kata Dul Jaelani dalam keterangannya, Senin, 4 Mei.

Kesadaran akan tanggung jawab pribadi inilah yang kemudian ia tuangkan secara jujur ke dalam lirik-lirik yang intuitif dan aransemen musik yang mencerminkan jati dirinya sebagai musisi yang terus berevolusi.

Secara teknis, Dul mengambil peran dominan dalam produksi lagu dengan menjabat sebagai produser sekaligus penulis lagu. Ia juga dibantu musisi lainnya seperti Wahyu Sudiro pada gitar, Andi Irfanto pada drum, dan iringan strings section dari Didiet Violin.

Adapun lagu “Usia 25” diharap mampu menjadi kawan bagi para pendengar yang juga tengah berjuang melewati fase quarter-life crisis.

Bersamaan dengan perilisan di platform musik digital, video lirik resminya juga telah diunggah melalui kanal YouTube resmi Dul Jaelani untuk melengkapi pengalaman visual bagi para penggemar yang ingin menyelami makna di balik setiap bait.