JAKARTA - Peraih penghargaan dan pemegang sertifikat multi-platinum, Icona Pop, hadir kembali dengan single euforik terbaru berjudul Butterfly Feelings. Perasaan berbunga-bunga menjadi bensin utama untuk karya ini.
Lagu ini menjadi salah satu materi di album mereka mendatang, Ritual, yang akan bakal dipersiapkan meluncur 14 Agustus via Ultra Records/Iconic Sound Recordings. Di lagu ini Icona Pop menampilkan gelombang perasaan yang memabukkan saat jatuh cinta dengan intens dan mendadak.
Ditulis berdua, lagu ini memadukan synth futuristik, melodi pop yang manis sekaligus pahit, serta irama club yang ceria dengan kerapuhan emosional euforik yang telah lama menjadi ciri khas musik duo ini. Lagu ini menangkap ketidakpastian dan kegembiraan yang menggetarkan dari cinta baru melalui lensa energik khas Icona Pop yang tak tertandingi dengan hook yang kuat.
"Butterfly Feelings adalah lagu pendek tentang jatuh cinta tanpa bisa menahan diri. Kami teringat semua momen ketika kami merasakan hal itu. Awalnya kamu mencoba menyangkalnya, tapi kamu tak bisa berhenti memikirkan orang itu,” ujar Icona Pop terkait single barunya.
Perilisan single ini menyusul Dance To This dan lagu utama penuh energi, Ritual. Dibangun di atas tema-tema bertahan hidup, pergerakan, dan penemuan jati diri, lagu ini memperlihatkan sisi duo ini yang lebih rapuh dan emosional.
BACA JUGA:
Sepanjang album ini, Caroline Hjelt dan Aino Jawo mengeksplorasi tema-tema persahabatan, transformasi diri, penyembuhan, patah hati, motherhood, dan kegembiraan—mengubah lantai dansa menjadi tempat untuk melepaskan beban dan memperbarui diri.
Berbicara mengenai proyek ini, Icona Pop mengungkapkan perasaan terdalam menjadi artis dan musisi yang tak hanya berkarya, tapi juga tampil.
“Proses penyembuhan menuntutmu untuk melambat dan merenung, tapi kamu tidak bisa terus-menerus mengutak-atik dirimu sendiri sepanjang waktu. Pada akhirnya, kamu harus kembali ke dunia luar dan melihat apa yang terjadi. Kamu mungkin akan melakukan kesalahan—tapi itu mungkin justru yang kamu butuhkan. Bagi kami, lantai dansa selalu menjadi tempat di mana kami menemukan diri kami sendiri dan satu sama lain kembali. Di situlah kami bisa larut dalam musik dan melepaskan segala hal lainnya," pungkas mereka.