JAKARTA - Meski sudah lebih dari tiga dekade di industri musik, Kris Dayanti masih merasa bahwa tampil di panggung musik merupakan tanggung jawab besar.
Seperti diketahui, penyanyi 49 tahun itu akan ambil bagian dalam konser Super Diva yang digelar di Indonesia Arena GBK, Jakarta Pusat pada Jumat, 17 Januari mendatang.
Kris Dayanti akan berbagi panggung dengan Ruth Sahanaya, Titi DJ, Lyodra, Tiara Andini, dan Ziva Magnolya. Mereka akan tampil di depan belasan ribu penonton dengan bantuan Erwin Gutawa sebagai musik director dan Jay Subyakto sebagai art director.
Mengingat harus tampil di panggung besar, Kris Dayanti menyebut adanya tekanan untuk tampil maksimal di atas panggung. Pemikiran ini membuatnya harus mempersiapkan diri setiap hari.
“Walaupun libur, saya tetap selesaikan tanggung jawab saya, setiap hari pasti latihan juga, di manapun berada,” kata Kris Dayanti saat ditemui di Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat, 10 Januari.
BACA JUGA:
Untuk mengatasi tekanan tersebut, Kris Dayanti merasa harus ada perasaan dari setiap penampil, bahwa pertunjukan nanti harus didasarkan pada tanggung jawab untuk tampil baik di hadapan penonton.
“Yang pertama ya harus sayang dulu, karena kalau sudah itu kita akan merasa punya tanggung jawab, yang bebannya akan dibagi rata,” katanya.
“Jadi, dengan membagi beban secara rata, kita nggak akan ada tekanan mental dan lain-lain, sebesar apapun itu ujiannya,” lanjutnya.
Kris Dayanti juga sadar dengan tingginya ekspektasi penonton. Terlebih konser Super Diva yang awalnya direncanakan digelar pada November, sempat mengalami penundaan.
“Jadi, syukurnya kita ini seniman yang besar di panggung musik, pastinya tanggung jawab kita untuk sebahagia mungkin di atas panggung, supaya kita bisa menyertakan penonton yang udah datang, mungkin yang udah ekspektasi dari November jadi Januari, dari luar kota dan luar negeri, untuk benar-benar bisa merasakan konser ini,” pungkasnya.