Bagikan:

JAKARTA – Sejarah hari ini, tujuh tahun yang lalu, 26 Mei 2019, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Bahlil Lahadalia cocok jadi menteri. Ia menganggap Bahlil pintar membawa suasana dan cerdas.

Sebelumnya, Jokowi menganggap pembangunan yang digelorakan pemerintah tak bisa berdiri sendiri. Jokowi meminta sederet pengusaha mendukungnya. Pemerintah bangun infrastruktur. Pengusaha bangun sentra-sentra ekonomi.

Keinginan Jokowi melakukan pemerataan ekonomi bukan pepesan kosong belaka. Proyek infrastruktur mulai dikebut di mana-mana. Jokowi membangun bandara, pelabuhan, hingga jalan. Tujuannya supaya semua daerah di Indonesia terhubung antara satu dan lainnya.

Kondisi itu dianggapnya dapat membawa manfaat besar. Ekonomi bergejolak, usaha bertumbuh, dan hajat rakyat pun meningkat. Jokowi mencoba meyakini rakyat bahwa pembangunan yang dilakukan harus didukung penuh.

Dukungan bukan saja diberikan oleh pemerintah daerah, tapi segenap rakyat. Semuanya karena pembangunan takkan optimal jika rakyat tak mampu memanfaatkan secara maksimal. Jokowi pun mencoba mengajak seluruh pengusaha untuk terlibat membantu pemerintah.

Pengusaha diminta untuk melanjutkan misi pembangunan. Artinya pengusaha diminta untuk membangun sentra-sentra ekonomi. Ekosistem ekonomi yang dibangun pengusaha dianggap bawa pengaruh besar bagi pertumbuhan ekonomi suatu daerah.

Kondisi itu membuat Jokowi memandang penting organisasi pengusaha macam HIPMI. Jokowi pun menaruh mimpi besar supaya HIPMI dapat membawa membantu pemerintah. Sebaliknya pemerintah akan memudahkan perizinan bagi mereka yang ingin membuka usaha.

“Ini tugasnya pengusaha melanjutkan apa yang telah dikerjakan pemerintah ini dengan membangun sentra-sentra ekonomi, pusat-pusat ekonomi, yang sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi kita. Inilah pekerjaan besar kita sehingga dalam lima tahun ini konsentrasi kita pada membangun infrastruktur. Yaitu agar konektivitas antarkota, antarkabupaten, dan antarprovinsi itu betul-betul bisa tersambung,” ungkap Jokowi dalam acara Silaturahmi Nasional HIPMI di Jakarta sebagaimana dikutip lamansetkab.go.id, 26 Mei 2019.

Harapan besar Jokowi kepada HIPMI tak melulu urusan pengusaha muda bantu pemerintah. Jokowi juga kagum dengan kiprah Ketua Umum HIPMI, Bahlil Lahadalia yang dianggapnya punya kontribusi besar dalam memajukan dunia usaha Indonesia.

Jokowi bahkan mengungkap jika Bahlil cocok jadi Menteri pada 26 Mei 2019. Jokowi memandang Bahlil layak jadi menteri karena lihai membangun suasana dan cerdas. Jokowi pun meminta kepada rakyat Indonesia tak perlu kaget jika dalam periode dua pemerintahan bahlil diangkat jadi menteri.

"Tadi saya melihat-lihat adinda Bahlil ini kelihatannya cocok jadi menteri. Saya lihat dari samping, saya lihat dari bawah ke atas, cocok kelihatannya. Pintar bawa suasana dan juga ya sangat cerdas. Jadi kalau nanti beliau terpilih yanggakusah kaget," ujar Jokowi sebagaimana dikutip lamandetik.com, 26 Mei 2019.