Asal-usul <i>April Mop</i>: Lelucon <i>Prankster</i> Inggris dalam Sejarah Hari Ini, 1 April 1700
Ilustrasi foto April Fool (Sumber: Commons Wikimedia)

Bagikan:

JAKARTA - Pada 1 April 1700, prankster asal Inggris pertama kali memopulerkan tradisi yang ada saat ini, April Fool atau April Mop. Saat itu April Mop dilakukan dengan memberikan practical jokes satu sama lain.

Walaupun telah dirayakan dalam beberapa abad dengan berbagai budaya, sejarah awal April Mop masih misteri. Beberapa sejarawan berspekulasi April Mop berasal dari tahun 1582.

Pada saat itu Prancis beralih dari kalender Julian ke kalender Gregorian atas dorongan Council of Trent pada 1563. Orang-orang terlambat mendapat kabar itu.

Atau beberapa dari mereka bahkan tidak mengetahui bahwa awal tahun baru adalah 1 Januari. Mereka terus merayakan tahun baru selama pekan terakhir Maret hingga 1 April, yang mana menjadi menjadi bahan lelucon dan hoaks.

Lelucon itu termasuk menempelkan ikan kertas di punggung orang lain. Lelucon yang mereka sebut poisson d'avril (ikan April).

Ikan kertas itu melambangkan ikan muda yang "mudah terpancing" atau orang yang mudah tertipu. Melansir History, April Mop awalnya menyebar ke seluruh Inggris selama abad ke-18.

Di Skotlandia, tradisi ini jadi acara yang berlangsung selama dua hari, dimulai dengan "berburu burung gowk." Bukan secara harfiah memburu burung.

Tapi orang-orang melakukan misi palsu. Di hari kedua, mereka memberikan prank, seperti menempelkan ekor palsu atau menempelkan tulisan 'tendang aku' pada orang lain.

Perkembangan lelucon April Mop

Sejarawan juga mengaitkan April Mop dengan Festival Hilaria, bahasa Latin untuk kegembiraan. Festival itu dirayakan di Roma kuno pada akhir Maret oleh pengikut sekte Cybele.

Festival Hilaria melibatkan orang-orang yang melakukan penyamaran dan mengejek sesama warga, bahkan hakim. Perayaan itu juga dikatakan terinspirasi dari legenda Mesir tentang Isis, Osiris dan Seth.

Seiring berkembangnya teknologi, semakin maju juga prank yang dilakukan. Pada 2000, Google melakukan prank dengan meluncurkan teknologi pencarian "MentalPlex" yang membaca pikiran pengguna untuk menentukan apa yang ingin dicari pengguna.

Kita tak perlu lagi mengetik, begitu Google mengibuli penggunanya. Pengguna diundang mengintip dengan seksama lingkaran berputar yang beranimasi sambil memproyeksikan gambaran mental dari permintaan pencarian mereka.

Jika lingkaran MentalPlex diklik, hasil penelusuran untuk "April Mop" muncul bersama pemberitahuan bahwa "tidak jelas apakah penelusuran Anda tentang uang atau monyet."

Sederet April Mop Google

Pada 2005, Google kembali melempar prank dengan mengumumkan adanya Google Gulp, lini baru minuman "pintar" yang hadir dalam empat rasa: Anggur Glutamat, Radikal Bebas Gula, Beta Carroty, dan Sero-Tonic Water.

Google Gulp "dirancang untuk memaksimalkan efisiensi penjelajahan Anda dengan membuat Anda lebih cerdas, dan mengurangi rasa haus."

Minuman tersebut diklaim akan rilis terbatas dan hanya tersedia "jika Anda mengembalikan tutup botol Gulp ke toko bahan makanan lokal Anda." 

Pada 2014, prank April Mop Google adalah AutoAwesome for Resumes, alat web yang memungkinkan pengguna merapikan resume mereka dengan template, emoji, dan animasi yang hidup.

Pengguna hanya perlu mengunggah resume atau CV mereka ke Google Drive dan memilih ratusan fitur dan opsi AutoAwesome preset. Program ini mencocokkan pengguna dengan pekerjaan baru yang potensial di Google berdasarkan resume mereka.

*Baca Informasi lain soal Kultur Pop atau baca tulisan menarik lain dari Yudhistira Mahabharata.

 

SEJARAH HARI INI Lainnya