Pertama Kalinya Toy Story Dirilis dalam Sejarah Hari Ini, 22 November 1995
Ilustrasi Toy Story (Unsplash/Stone Hood)

Bagikan:

JAKARTA - Pada 22 November 1995, Toy Story perdana dirilis. Animani ini merupakan kolaborasi pertama Pixar-Disney sekaligus film animasi berdurasi panjang pertama yang sepenuhnya dibuat oleh komputer.

Mengutip History, plot Toy Story berkisar persaingan antara koboi Woody, mainan favorit seorang bocah lelaki bernama Andy, dan Buzz Lightyear, mainan astronot baru yang mengkilap yang diterima Andy sebagai hadiah ulang tahun. Pemenang Oscar Tom Hanks mengisi suara Woody, sementara Tim Allen pengisi suara Buzz.

Proses pengembangan Toy Story bisa dibilang panjang, yang mana dimulai sejak Januari 1991. Pixar harus menggambar, membuat figur dan pekerjaan akhir lainnya yang semua dilakukan di komputer. Animasi canggih ini menciptakan dunia tiga dimensi yang hidup penuh warna dan gerakan, di mana mainan bergerak dan hidup seperti manusia.

Setelah dirilis, Toy Story meraih sukses besar. Toy Story meraup lebih dari 192 juta dolar AS di box office domestik dan 358 juta dolar AS di seluruh dunia. Animator Toy Story, John Lasseter, menerima Academy Award khusus untuk memimpin tim Pixar dalam pembuatan Toy Story. Toy Story juga menjadi film animasi pertama yang mendapatkan nominasi Oscar untuk Best Original Screenplay.

Poster Toy Story (Sumber: Wikimedia Commons)

Peran Steve Jobs

Setelah mengundurkan diri dari Apple Computer Inc. pada 1985, Steve Jobs mengakuisisi divisi grafis komputer dari perusahaan produksi George Lucas, Industrial Light and Magic (ILM), seharga 10 juta dolar AS. Pixar merupakan cabang dari ILM yang khusus membuat efek visual dengan komputer.

Meskipun Jobs tidak melakukan desain grafis atau membuat karakter yang membuat Pixar menjadi terkenal, kepengurusannya menyediakan sarana bagi tim kreatif untuk menemukan pijakan dan terobosan dalam pembuatan film animasi. Jobs juga membuka jalan bagi Pixar untuk pembuatan film-film sukses dan populer dalam 20 tahun terakhir.

Sebelum diakuisisi, Pixar membuat gambar yang dihasilkan dengan komputer (CGI) untuk film-film pendek. Setelah diakuisisi Steve Jobs, Pixar menjadi perusahaan independen. Pixar menghidupkan "budaya" CGI dalam pembuatan film panjang bahkan hingga saat ini, CGI menjadi teknologi mutakhir dalam perfilman. Saat ini CGI digunakan tidak hanya untuk film animasi.

Pintu masuk Pixar (Sumber: Wikimedia Commons)

Mengutip Biography, setelah Toy Story terbukti sukses besar, Pixar tetap menjadi proyek sampingan bagi Steve Jobs. Operasi sehari-hari diserahkan kepada John Lasseter dan CTO Ed Catmull, pemimpin yang hanya muncul sekitar sekali seminggu.

Ketika Steve Jobs mendatangi Pixar, para karyawan melihat bahwa Jobs pemimpin yang lebih baik dan lembut. Menurut Catmull, Jobs memiliki bakat untuk memotong inti dari masalah film setelah pemutaran awal, wawasannya berfungsi sebagai "pukulan" yang sering memicu peningkatan yang signifikan.

Steve Jobs meninggalkan Pixar dengan menyelesaikan penjualan 7,4 miliar dolar AS pada Januari 2006, melanjutkan tahun-tahun terakhirnya di Apple. Sementara Pixar terus membuat hit dengan film-film seperti Cars (2006), WALL-E ( 2008), Up (2009) dan melanjutkan franchise Toy Story.

"Steve mengambil kesempatan pada kami dan percaya pada mimpi gila untuk membuat film animasi komputer. Dialah sebabnya Pixar berubah seperti saat ini dan kekuatan, integritas, dan kecintaannya pada kehidupan telah membuat kita semua menjadi orang yang lebih baik. Dia akan selamanya menjadi bagian dari DNA Pixar," kata Lasseter dan Catmull saat Steve Jobs meninggal dunia.

*Baca Informasi lain soal SEJARAH HARI INI atau baca tulisan menarik lain dari Putri Ainur Islam.

 

SEJARAH HARI INI Lainnya