Kerap Diabaikan, Kenali 5 Cara Memilih Buah-buahan yang Segar
Ilustrasi buah-buahan yang segar (Unsplash/Ali Hedayat)

Bagikan:

JAKARTA – Buah segar lebih direkomendasikan untuk dikonsumsi daripada buah yang diolah, menjadi segelas jus misalnya. Selain itu, memilih buah segar jangan pernah mengabaikan tektur, warna, aroma sebab menentukan tingkat nutrisi yang dikandungnya.

Melansir laporan studi yang diterbitkan dalam jurnal Critical Reviews in Food Science and Nitritions pada tahun 2010, ada sejumlah faktor yang berkontribusi pada kandungan nutrisi buah antara lain genetika, kondisi pertumbuhan, praktik produksi, kematangan saat panen, dan penanganan pasca panen.

Pada umumnya, memilih buah-buahan dilakukan berdasarkan intuisi saja. Pilih yang bentuknya paling cantik dan memasukkan dalam kantung sehingga berakhir penyesalan jika rasanya tak sesegar yang dibayangkan. Untuk memilih buah segar, pertimbangkan faktor-faktor di bawah ini.

Tekstur kulit

Meraba tekstur kulit yang segar bisa dengan sensitivitas kulit tangan. Buah dan sayuran yang berat dan kokoh serta kulit kencang bisa jadi tanda bahwa masih segar. Perhatikan juga mengenai berapa lama dan bagaimana buah tersebut disimpan.

gambar buah-buahan yang segar
Ilustrasi tekstur kulit apel dan pear (Unsplash/Quin Engle)

Buah segar paling tepat disimpan pada suhu pas agar tidak matang dengan cepat tetapi dalam kondisi siap konsumsi. Apabila terlalu matang juga akan memengaruhi rasa beserta kandungan nutrisinya.

 

Jangan terlena dengan visual yang cantik

Display buah-buahan di toko maupun pasar jadi tugas penting penjual. Tetapi yang perlu Anda pertimbangkan ketika memilih buah yang segar atau tidak terlalu lama disimpan bisa terlihat dari visualnya.

Cek bagian batangnya untuk memastikan buah masih segar. Apabila sekitar batang terlihat keriput atau tak sesegar bagian tengahnya, artinya sudah disimpan terlalu lama. Bentuknya lebih tidak beraturan dan secara visual akan terlihat jelas.

Beli buah sesuai musim panen

Tidak semua buah dipanen pada musimnya. Paling tepat, pilih membeli buah yang lagi panen. Misalnya, ketika musim mangga, akan lebih mudah memilih mangga segar dibanding ketika tidak musimnya. Selain itu, harganya juga akan lebih murah.

Perhatikan warna

gambar buah-buahan yang segar
Ilustrasi tomat warna-warni (Unsplash/Vince Lee)

Buah seperti apel, pisang, ceri, melon, pepaya, peach, dan pear biasanya yang paling mudah dipilih berdasarkan warna. Pisang berwarna kuning termasuk siap makan dan tidak bisa disimpan terlalu lama. Apabila memilih warna kehijauan, artinya Anda punya waktu yang panjang untuk menyimpannya.

 

Peach, apel, dan pear acap dipanen sebelum matang betul. Nah, pilih yang warnanya agak tua tetapi belum banyak tergores. Ini menandakan buahnya masih segar dan baru panen.

Aroma

Setiap buah memiliki aroma yang berbeda. Untuk memastikan Anda memilih kesegaran buah sempurna, cium aroma yang menyeruak. Semakin tercium aromanya, semakin baik kematangannya.

Meskipun aroma, warna, dan tekstur dipengaruhi oleh perlakuan produsen pra dan pasca panen, tetapi Anda perlu memastikan buah yang akan Anda konsumsi adalah buah yang masih segar dan tidak mengalami penurunan tingkat nutrisi karena diperam terlalu lama.