Bagikan:

JAKARTA - Menimbang berat badan sering kali menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju hidup sehat. Angka di timbangan masih penting untuk Anda yang butuh semangat tambahan. Namun, tahukah Anda bahwa waktu menimbang bisa memengaruhi hasil yang kamu lihat di timbangan?

Ahli gizi terdaftar, Maxine Smith, RD, LD, menekankan kuncinya adalah konsistensi. Inilah salah satu hal terpenting dalam mengelola berat badan.

"Waktu yang paling ideal untuk menurunkan berat badan adalah di pagi hari, setelah buang air kecil, namun sebelum makan atau minum apa pun. Alasannya, tubuh sudah selesai mencerna makanan dan minuman dari hari sebelumnya selama kita tidur," kata Smith, dikutip dari laman Cleveland Clinic.

Jika menimbang di pagi hari, usahakan memakai pakaian seminimal mungkin atau tidak mengenakan pakaian sama kali.

Seberapa Sering Sebaiknya Menimbang Berat Badan?

Penelitian menunjukkan menimbang diri secara rutin memberikan hasil terbaik. Ada yang memilih seminggu sekali. Namun ada juga yang lebih suka setiap hari. Pilihannya kembali ke Anda sendiri dan terpenting adalah konsisten.

Sebuah studi tahun 2019 menyebutkan menimbang diri setiap hari bisa memberikan hasil penurunan berat badan yang lebih baik dibanding yang jarang menimbang. Selain timbangan, ada juga alat lain seperti smartwatch, aplikasi kebugaran, hingga pencatat digital yang terbukti lebih efektif daripada sekadar menulis manual di kertas.

Studi-studi lain juga menegaskan kombinasi kebiasaan konsisten seperti menimbang secara rutin, mencatat asupan makanan, dan berolahraga minimal 60 menit seminggu dapat memberikan hasil yang lebih positif dalam jangka panjang.

Menurut Smith, menimbang diri itu ibarat membuat anggaran belanja. Jika minggu ini kebablasan, Anda bisa langsung tahu dan memperbaikinya. Tapi kalau tidak sadar kebablasan tiap minggu, lama-lama jadi menumpuk.

Jika memilih menimbang tiap hari, lakukan di waktu yang sama dengan pakaian serupa dan menggunakan timbangan yang sama. Apabila seminggu sekali, usahakan di hari yang sama juga. Misalnya setiap Rabu pagi, bukan berganti-ganti antara Senin dan Jumat.

"Banyak orang punya rutinitas berbeda di akhir pekan, lebih sering makan di luar, mengemil, atau minum alkohol. Maka dari itu, menimbang di pertengahan minggu bisa lebih stabil hasilnya," tutur Smith.

Buat sebagian orang, terlalu fokus pada angka justru bisa bikin stres. Berat badan bisa naik turun 0,5–1 kg dalam sehari karena banyak faktor, bukan hanya lemak tubuh. Misalnya karena naiknya massa otot saat berolahraga, asupan garam atau karbohidrat yang membuat tubuh menyimpan lebih banyak cairan, hingga siklus menstruasi pada wanita.

Jadi, kalau berat badan tiba-tiba naik, jangan langsung panik. Perubahan kecil harian adalah hal yang wajar.

Kalau Anda punya riwayat gangguan makan atau merasa cemas setiap kali menimbang diri, mungkin lebih baik membatasi penggunaan timbangan dan berdiskusi dengan tenaga kesehatan.

Cara menimbang yang benar

Agar hasil lebih akurat, ikuti langkah-langkah ini:

- Timbang diri di pagi hari.

- Mengenakan pakaian sedikit mungkin, atau selalu pakaian yang sama.

- Letakkan timbangan di lantai yang rata dan keras (jangan di karpet).

- Berdiri tegak dengan kedua kaki rata di atas timbangan, sebaiknya tanpa alas kaki.

Berat badan bukan satu-satunya ukuran kesehatan. Berat badan hanyalah salah satu indikator kecil dari kesehatan secara keseluruhan. Ada banyak cara lain untuk mengukur keberhasilan, seperti:

- Pola makan yang lebih sehat.

- Peningkatan energi sehari-hari.

- Pakaian yang terasa lebih nyaman dipakai.

- Meningkatnya semangat untuk beraktivitas.

Smith menekankan jangan terlalu keras menilai diri dari angka di timbangan. Lebih baik tetapkan target kecil secara realistis, yang bisa Anda ukur dalam periode tertentu. Ingat, kemajuan sekecil apa pun tetaplah sebuah kemenangan.