Bagikan:

JAKARTA - Sorgum merupakan tanaman pangan pengganti beras yang diklaim unggul dalam nilai gizi. Itu karena sorgum mengandung ragam nutrisi seperti vitamin B, magnesium, flavonoid, asam fenolik, dan tanin.

Tak heran, sorgum jika dikonsumsi secara rutin dapat membawa manfaat baik bagi kesehatan tubuh. Kira-kira, apa saja manfaatnya? Dilansir dari Webmd, Rabu, 27 Juli, berikut penjelasan selengkapnya.

Mencegah pertumbuhan sel kanker

Beberapa senyawa fenolik dalam sorgum terbukti memiliki efek anti-kanker. Tanin, yang berfungsi sebagai zat penyusun pigmen pada sorgum dapat menghambat enzim yang terkait dengan perkembangan kanker payudara.

Sementara asam fenolat dalam cantel yang berupa 3-Deoxyanthocyanidins (3-DXA) bermanfaat dalam menghancurkan sel-sel kanker pada tubuh manusia. Selain itu, jenis asam fenolat ini berpotensi mengurangi risiko kanker usus. Namun, asam fenolat ini umumnya hanya terdapat pada sorgum berwarna hitam.

Menurunkan berat badan

Bagi Anda yang sedang menjalankan diet, sorgum bagus untuk dikonsumsi. Dibandingkan dengan jenis biji-bijian lainnya, kandungan pati dalam sorgum lebih lambat dicerna oleh tubuh. Ini artinya, dengan mengonsumsi sorgum membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Sehingga kalori dalam tubuh pun tetap terjaga. 

Mengatasi peradangan

Tak kalah penting, sorgum ternyata memiliki manfaat dalam membantu proses penyembuhan luka dan mengatasi peradangan yang diakibatkan oleh luka. Komponen polifenol pada sorgum,yang tak lain adalah asam fenolat, merupakan agen anti-inflamasi yang dapat mengatasi peradangan pada tubuh.

Menstabilkan gula darah

Tinjauan sistematis yang sama yang mengaitkan sorgum dengan pengurangan peradangan juga menemukan bahwa konsumsi sorgum dapat menstabilkan glukosa darah. Sorgum sulit terurai saat dicerna sehingga tidak cepat dilepas menjadi glukosa. Untuk itu, sorgum dapat dikatakan aman dimakan oleh penderita diabetes karena bermanfaat dalam mengontrol kadar gula darah agar tetap normal.

Mengatasi penyakit celiac dan intoleransi gluten

Orang dengan penyakit celiac dan yang sensitif terhadap gluten harus menghindari gluten sama sekali. Oleh karena itu, protein gluten yang ditemukan dalam gandum, rye, dan barley, membuat biji-bijian ini tidak layak untuk dikonsumsi para penderita. Untungnya, tepung sorgum bisa dikonsumsi sebagai pengganti karena sorgum bebas gluten.

Membantu mengatur tekanan darah

Untuk mengatur tekanan darah, tubuh terus-menerus berusaha menjaga keseimbangan kalium dan natrium. Sayangnya, kebanyakan makanan saat ini mengandung natrium tinggi dan terlalu rendah kalium. Mengganti pati natrium tinggi yang diproses seperti pasta kemasan dan nasi dengan biji-bijian seperti sorgum akan membantu meningkatkan asupan kalium dan menurunkan asupan natrium yang dapat membantu menjaga tekanan darah lebih baik.

Itulah enam manfaat konsumsi sorgum bagi kesehatan tubuh. Melihat manfaat baik sorgum, tak heran jika saat ini Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan sedang giat-giatnya mempopulerkan sorgum sebagai alternatif pangan untuk masyarakat Indonesia. Terlebih lagi, sorgum sangat cocok dibudidayakan di lahan kering seperti di daerah NTT. Tertarik mencoba sorgum?