Agar Tumbuh Jadi Anak yang Baik, Ajarkan 3 Hal Ini pada Buah Hati
Ilustrasi cara mendidik anak menjadi anak yang baik (iStockphoto)

Bagikan:

YOGYAKARTA – Meneladani hal baik merupakan salah satu cara untuk membersamai anak dan mendidiknya menjadi manusia berkualitas nantinya. Oleh karena itu, orang tua perlu mengidentifikasi hal-hal yang perlu diajarkan pada buah hati sejak usianya masih dini. Melansir Fatherly, anak yang baik memiliki perhatian tulus, baik untuk kesejahteraan dirinya maupun kehidupan seosialnya.

Menurut terapis layanan sosial dan anggota dewan Jaringan Kebaikan Anak, Stephanie Barca, J.D., kebaikan terkadang dianggap remeh. Tetapi kebaikan benar-benar membuat anak terampil dalam memberikan kontribusi besar pada orang-orang di sekitar mereka. Berikut tiga hal yang biasa dilakukan orang tua agar besar kelak menjadi anak-anak yang baik hati.

1. Kecerdasan emosional

Dengan cerdas secara emosional, seseorang bisa memantau emosi mereka sendiri dan orang lain. Disamping itu, kemampuan menggunakan aspek emosional berkaitan dengan pikiran dan tindakan. Orang yang cerdas secara emosional dapat secara akurat memahami dan mengevaluasi apa yang orang lain rasakan. Mereka juga mampu mengendalikan emosi sesuai dengan situasi yang dialami.

Saran Barca, orang tua bisa memandu emosi anak-anak diekspresikan secara tepat. Misalnya mengungkapkan dengan kosakata tepat.

cara mendidik anak menjadi anak yang baik
Ilustrasi cara mendidik anak menjadi anak yang baik (iStockphoto)

 

2. Mengenali konsep kebaikan

Konsep kebaikan adalah satu hal yang abstrak, tetapi dapat dengan mudah dikenali dari tindakan sehari-hari. Seperti dengan memberi mereka bunga dandelion atau memberikan ciuman untuk menandai kebaikan. Rekomendasi Barca, ajaklah buah hati berkontribusi dalam relasi sosial. Tunjukkan apa yang baik dan kenalkan pada batasan baik kepada siapa serta bagaimana mengekspresikannya. Mudahnya, cegah anak-anak memaksakan kehendaknya dan bersikap toleransi pada teman sebayanya.

3. Melatih kebaikan bersama

Kebaikan berkaitan dengan relasi seseorang dengan orang lain. Bahkan, kebaikan pada lingkungan juga perlu diajarkan sejak anak-anak. Orang tua bisa mengajarkan kebaikan dengan pola interaktif. Misalnya menggunakan boneka atau roleplay bagaimana bersikap baik dalam segala situasi. Alih-alih memberi contoh, orang tua bisa melibatkan anak dalam proses kreatif.

Itulah hal yang perlu diajarkan orang tua kepada buah hatinya. Untuk anak-anak yang lebih besar, buka kesempatan mereka menjadi sukarelawan atau memberikan bantuan kepada orang yang memerlukan sebagai langkah memperkuat kebaikan.