5 Kebiasaan yang Bikin Hal Sederhana Jadi Rumit
Ilustrasi kebiasaan yang bikin rumit (iStockphoto)

Bagikan:

JAKARTA – Kebiasaan yang dilakukan sehari-hari memengaruhi banyak hal dalam hidup. Misalnya soal makanan, ketika Anda mengonsumsi makanan bernutrisi yang dibutuhkan tubuh dengan porsi yang tepat, maka kemungkinan akan mendapatkan kesehatan. Kebiasaan juga dibentuk serta membentuk cara berpikir dan perasaan.

Nah, kebiasaan yang tanpa disadari bisa bikin rumit sehingga memicu overthinking dan kecemasan berikut ini, sebaiknya perlu dihindari.

1. Tidak punya ekspektasi

Ekspektasi dalam sudut pandang yang positif bisa jadi pegangan. Capaian yang akan lebih tepat disasar jika memiliki ekspektasi. Namun ekspektasi juga perlu dibuat secara realistis, sesuai dengan kapasitas pribadi. Artinya, seseorang yang berusaha memenuhi ekspektasi orang lain justru akan memperumit hal sederhana.

Memenuhi capaian berdasarkan ekspektasi juga merupakan salah satu cara pembuktian pada diri sendiri. Bukan pada orang lain lho. Sebab tantangan hidup memang perlu dilalui dan mengatasi kesulitan adalah cara menawar batasan yang dimiliki.

kebiasaan yang bikin rumit
Ilustrasi kebiasaan yang bikin rumit (iStockphoto)

 

2. Berpikiran negatif

Berpikiran positif membut hidup sedikit lebih ringan. Meski tak mudah untuk tidak berpikiran ‘bagaimana jika’ dan mengubahnya menjadi ‘bagaimana agar bisa melakukannya’. Berpikiran negatif membuat kita jadi overthinking dan justru tak bisa melakukan banyak hal. Sebab pikiran yang selalu waspada rentan membuat stres. Kalau stres motivasi untuk melakukan sesuatu jadi enggak fokus.

3. Bersikap tertutup

Terdapat hal-hal personal yang tak perlu dibagi pada orang lain. Tetapi ini tak melulu soal bersikap tertutup dan tidak menerima kritikan. Kritikan, pada sisi positif bersifat membangun. Dengan mendapatkan kritikan, kita bisa menjadi lebih baik. Itu berarti, berpikiran terbuka penting dimiliki.

4. Materi sebagai ukuran segala hal

Banyak orang berpikiran bahwa kebahagiaan hanya bisa didapat dengan uang. Hal tersebut tak keliru tetapi kurang tepat. Kebahagiaan bukan efek dari membeli barang-barang dengan uang. Kebahagiaan merupakan mental state yang bisa didapat tidak hanya dengan hal-hal materiil. Misalnya, Anda bisa merasa bahagia ketika memiliki waktu untuk bercengerama bersama keluarga alih-alih menghabiskan waktu hanya untuk mencari uang.

5. Menjalani gaya hidup tidak sehat

Gaya hidup yang sehat menentukan kualitas hidup lho. Sebab gaya hidup tidak hanya berpengaruh pada kesehatan tubuh tetapi juga kesehatan. Mudahnya, seseorang perlu makan secara teratur supaya tidak memicu asam lambung. Belum lagi mendapatkan tidur cukup, olahraga teratur, dan terhidrasi cukup. Meskipun kebiasaan tersebut terlihat biasa saja, namun bisa memengaruhi kesehatan fisik dan mental.