JAKARTA - Cedera menjadi risiko yang hampir tidak dapat dihindari para atlet, terutama menjelang kompetisi besar ketika intensitas latihan meningkat.
Karena itu, peran tenaga medis mulai dari fisioterapis, dokter olahraga, hingga layanan rumah sakit rujukan, menjadi salah satu komponen penting dalam menjaga performa atlet tetap prima.
Misalnya saja layanan pendampingan medis terintegrasi mulai dari deteksi dini risiko cedera, penanganan cepat di lapangan, hingga rehabilitasi yang berkelanjutan dapat menentukan apakah seorang atlet mampu tampil di puncak performanya atau justru harus absen dari arena.
"Pendampingan medis sangat penting untuk memastikan atlet bertanding dengan kondisi optimal,” ungkap Tri Adhianto, Walikota Bekasi dan Ketua Umum KONI Kota Bekasi dalam keterangan pers Primaya Hospital Bekasi Timur kepada VOI.
Sejalan dengan meningkatnya fokus pada kesehatan dan pencegahan cedera, fasilitas seperti Primaya Hospital Bekasi Timur kini memperluas dukungan terhadap kebutuhan medis olahraga.
Rumah sakit tersebut ditunjuk sebagai mitra kesehatan resmi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bekasi untuk mendampingi para atlet selama masa persiapan hingga pelaksanaan kompetisi tingkat provinsi tahun 2026 (Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Barat XV).
SEE ALSO:
Namun menurut para tenaga medis, manfaat layanan kesehatan olahraga tidak hanya dirasakan selama event berlangsung. Dukungan yang bersifat jangka panjang seperti pemeriksaan awal, evaluasi kondisi tubuh, terapi fisik, hingga rehabilitasi cedera juga menjadi faktor penting untuk mempertahankan performa sekaligus mencegah cedera berulang.
"Pendampingan kesehatan bagi atlet mencakup pemeriksaan awal, pertolongan pertama cedera olahraga, hingga rehabilitasi. Itu bagian penting agar atlet dapat kembali pulih dan bertanding,” jelas Dr. dr. Meizar Rizaldi, M.Ked.Klin.FISQua, Direktur Primaya Hospital Bekasi Timur.
Ia menambahkan tenaga kesehatan yang terlibat memiliki pengalaman dalam bidang ortopedi, fisioterapi, serta penanganan cedera olahraga.
Dari sisi organisasi layanan kesehatan, CEO Primaya Hospital Group, Leona A. Karnali, ikut mengapresiasi kerja sama ini. Ia berharap kolaborasi antara fasilitas medis dan sektor olahraga dapat berjalan berkelanjutan.
"Dukungan kesehatan bagi atlet menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam dunia olahraga daerah,” ujarnya.