JAKARTA - Makanan yang sehat dan aman tidak hanya ditentukan dari kandungan gizinya, tetapi juga dari cara pengolahan hingga penyajiannya. Saat ini, keamanan pangan menjadi faktor penting karena makanan yang terkontaminasi dapat memicu gangguan kesehatan, mulai dari keracunan hingga penyakit jangka panjang.
Kesadaran ini perlu ditanamkan sejak dini. Anak-anak, remaja, hingga orang dewasa perlu memahami kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan sebelum makan, memilih jajanan yang bersih, hingga memperhatikan tanggal kedaluwarsa pada kemasan.
Langkah kecil ini tidak hanya menjaga tubuh tetap sehat, tetapi juga mencegah berbagai masalah yang sebenarnya bisa dihindari. Sejalan dengan semangat itu, sepanjang September 2025 hampir 400 karyawan McDonald’s Indonesia turun langsung menjadi relawan dalam program tahunan Community Month (Bulan Komunitas).
Digelar serentak di berbagai kota, kegiatan ini mencatat lebih dari 1.500 jam kerja sukarela, menjangkau 5.100 penerima manfaat, serta menyalurkan lebih dari 5.400 paket makanan.
Salah satu agenda utama dari gelaran ini adalah kunjungan ke lebih dari 50 sekolah dasar. Para siswa dikenalkan dengan 7 Tips Pilih Jajanan Sehat, sementara pedagang di kantin sekolah mendapatkan materi 8 Kunci Kantin Sehat & Aman," kata Ronni Rombe, Supply Chain & Quality Assurance Director PT Rekso Nasional Food (McDonalds Indonesia) di SDN 01 Cikini, Jakarta, baru-baru ini.
BACA JUGA:
Lanjut Ronni, tak hanya makanna lezat yang disajikan di setiap gerai restoran cepat saji, tetapi juga memastikan keamanan pangan dengan standar ketat sesuai prinsip Halalan Thayyiban.
Praktik ini pun kemudian dikemas menjadi materi edukasi ke anak-anak seperti memilih jajanan sehat bagi siswa hingga kunci kantin sehat dan aman bagi pedagang kantin yang juga sejalan dengan arahan dan ketentuan Kementerian Kesehatan atau Dinas Kesehatan.
"Kami berharap pesan yang disampaikan ini mudah dipahami dan membantu masyarakat menerapkan pola makan yang aman, sehat, dan bersih." ujarnya.
Tak cuma dari segi materi edukasi, penyampaiannya pun dilakukan secara interaktif melalui permainan dan storytelling, dilengkapi poster edukasi serta sertifikat apresiasi bagi pedagang kantin.
"Kami juga mengedukasi masyarakat dengan pengetahuan dan cara-cara sederhana, mulai dari mencuci tangan, memilih jajanan yang aman, hingga menyimpan makanan dengan benar. Melalui kebiasaan kecil seperti ini, kita dapat melindungi kesehatan keluarga sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan aman,” tuturnya.
Selain di sekolah, edukasi juga dilakukan di lebih dari 50 panti asuhan, termasuk SOS Children’s Village Jakarta, serta di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 Jakarta Selatan. Anak-anak diajak memahami kebiasaan menjaga kebersihan dasar, sementara lansia diperkenalkan cara sederhana membaca label kedaluwarsa dan menjaga keamanan makanan sehari-hari.
"Community Month adalah cerminan budaya peduli yang sudah menjadi bagian dari setiap karyawan McDonald’s Indonesia. Kami bangga melihat antusiasme para relawan yang terjun langsung dengan penuh semangat, karena lingkungan yang sehat berawal dari kebiasaan kecil dan kesadaran bersama untuk saling menjaga,” tutup Ronni.