JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor jasa keuangan sebagai akselerator pertumbuhan ekonomi daerah melalui pembiayaan yang inklusif, produktif, dan tepat sasaran, terutama pada sektor unggulan berbasis potensi lokal.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, mengatakan kondisi geopolitik global saat ini memang masih menimbulkan ketidakpastian di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Meski demikian, ia menambahkan bahwa perekonomian nasional menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,61 persen pada Kuartal I 2026.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat peran sektor jasa keuangan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah.
"Kita melihat bahwa sebetulnya angka pertumbuhan ekonomi kita saat ini sejatinya masih berada di bawah potential growth level yang dibutuhkan untuk membawa Indonesia bisa naik kelas menjadi negara maju," ujarnya dalam konferensi pers nasional pengembangan ekonomi daerah, Senin, 25 Maret.
Ia menilai Indonesia masih membutuhkan mesin-mesin pertumbuhan ekonomi baru agar dapat mencapai target menjadi negara maju sebagaimana dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
"Untuk mencapai cita-cita besar tersebut tentunya kita membutuhkan mesin-mesin pertumbuhan yang lebih solid mesin-mesin pertumbuhan ekonomi yang baru ditunjang dengan basis pembiayaan semakin dalam dan beragam serta tentu saja dengan terus menjaga kepercayaan konsumen dan masyarakat kita," jelasnya.
Dalam konteks itu, Friderica yang akrab disapa Kiki, menjelaskan pihaknya akan mendorong sektor jasa keuangan agar tidak hanya menjadi sarana investasi masyarakat, tetapi juga sebagai sumber pembiayaan jangka panjang bagi pembangunan nasional.
BACA JUGA:
Kiki menambahkan OJK juga menekankan bahwa investasi di pasar modal Indonesia harus dipandang sebagai investasi jangka panjang yang didukung fundamental ekonomi nasional.
"Karena itu kita harus selalu melihat bagaimana fundamental ekonomi kita ke depan dan bagaimana semua effort yang kita lakukan untuk terus mendukung pembiayaan yang juga selain disupport dari sektor perbankan juga tentunya disupport oleh sektor-sektor lain terutama juga dari pasar modal," jelasnya.
Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, Kiki menyampaikan OJK telah menjalankan sejumlah program strategis, antara lain peningkatan pembiayaan sektor jasa keuangan, penguatan ekosistem dan pembiayaan UMKM, pendalaman pasar keuangan, pengembangan ekonomi hijau, penguatan keuangan digital, pengembangan sektor jasa keuangan syariah, hingga memperkuat program literasi dan inklusi keuangan.