JAKARTA - Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) di Rest Area KM 21 Jalan Tol Jagorawi arah Jakarta kini sudah dapat digunakan kembali secara terbatas untuk kendaraan kecil.
Hal tersebut menyusul pekerjaan pemeliharaan perkerasan jalan yang masih berlangsung di area SPBU oleh pengelola.
Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division menyampaikan, pekerjaan rekonstruksi jalan ditargetkan selesai paling lambat pada 24 Mei 2026.
Meski proses pemeliharaan masih berjalan, layanan di rest area tetap dioperasikan untuk mendukung kebutuhan pengguna jalan tol.
Saat ini, jalur utama menuju area SPBU ditutup sementara karena adanya pekerjaan perbaikan pada akses masuk SPBU.
Sebagai penyesuaian operasional, kendaraan diarahkan melewati area parkir bawah sisi kiri rest area, kemudian memutar dan masuk dari sisi kanan SPBU.
Pengelola jalan tol bilang, jalur alternatif tersebut sementara hanya dapat dilalui kendaraan golongan I non–bus. Kendaraan besar bermuatan belum dapat melintas menyesuaikan kondisi akses di lokasi pekerjaan.
Selain itu, pengelola Rest Area KM 21 juga tengah melakukan perbaikan koneksi sistem Automatic Tank Gauge (ATG) di area tangki bahan bakar minyak (BBM) yang sempat terputus akibat pekerjaan pemeliharaan.
BACA JUGA:
Selama proses perbaikan koneksi ATG berlangsung, SPBU TIP KM 21 untuk sementara hanya melayani penjualan BBM non-subsidi.
"Fasilitas lain di TIP KM 21 seperti masjid, toilet, area parkir dan tenant makanan juga tetap beroperasi normal," ujar Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Alvin Andituahta Singarimbun dikutip dari keterangan tertulis, Jumat, 8 Mei.
Pengguna jalan juga diimbau mengantisipasi kebutuhan BBM sebelum perjalanan, mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan serta menggunakan alternatif rest area terdekat apabila diperlukan.
Jasa Marga bersama mitra pengelola Rest Area KM 21 turut melakukan pengaturan area kerja dan menempatkan petugas untuk membantu kelancaran aktivitas pengguna jalan selama berada di lokasi.