Bagikan:

JAKARTA - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto resmi menetapkan daftar proyek strategis nasional (PSN) terbaru.

Hal tersebut sebagaimana tercantum dalam Peraturan Menteri Koordinator (Permenko) Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025 Tentang Perubahan Kedelapan Atas Permenko Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Proyek Strategis Nasional, yang diteken Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada 24 September 2025.

Di dalam beleid baru tersebut, pemerintah menetapkan sebanyak 226 PSN dan 25 Program Strategis Nasional.

Khusus sektor konektivitas, Prabowo menetapkan 50 proyek strategis, mulai dari konstruksi jalan bebas hambatan di Jaringan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) hingga Jaringan Jalan Tol Trans Jawa.

Dari 50 PSN jalan tol, ada ruas yang sudah selesai dibangun dan beroperasi. Namun, terdapat pula yang masih dalam tahap konstruksi.

Berikut Daftar 50 PSN Jalan Tol di Era Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto:

1. Jalan Tol Serang–Panimbang Provinsi Banten;

2. Jalan Tol Pandaan–Malang Provinsi Jawa Timur;

3. Jalan Tol Manado–Bitung Provinsi Sulawesi Utara;

4. Jalan Tol Balikpapan–Samarinda Provinsi Kalimantan Timur;

5. Jalan Tol Medan–Binjai, bagian dari Trans Sumatra Provinsi Sumatra Utara;

6. Jalan Tol Pekanbaru–Kandis–Dumai, bagian dari Trans Sumatra Provinsi Riau;

7. Jalan Tol Kisaran–Tebing Tinggi, bagian dari Trans Sumatra Provinsi Sumatra Utara;

8. Jalan Tol Sigli–Banda Aceh, bagian dari Trans Sumatra Provinsi Aceh;

9. Jalan Tol Binjai–Langsa, bagian dari Trans Sumatra Provinsi Aceh dan Sumatra Utara;

10. Jalan Tol Bukittinggi–Padang Panjang–Lubuk Alung–Padang, bagian dari Trans Sumatra Provinsi Sumatra Barat;

11. Jalan Tol Pekanbaru–Bangkinang–Payakumbuh–Bukittinggi, bagian dari Trans Sumatra Provinsi Sumatra Barat dan Provinsi Riau;

12. Jalan Tol Tebing Tinggi–Pematang Siantar–Prapat–Tarutung–Sibolga, bagian dari Trans Sumatra Provinsi Sumatra Utara;

13. Jalan Tol Betung (Sp. Sekayu)–Tempino–Jambi, bagian dari Trans Sumatra Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatra Selatan;

14. Jalan Tol Jambi–Rengat, bagian dari Trans Sumatra Provinsi Jambi dan Riau;

15. Jalan Tol Rengat–Pekanbaru, bagian dari Trans Sumatra Provinsi Riau;

16. Jalan Tol Simpang Indralaya–Muara Enim, bagian dari Trans Sumatra Provinsi Sumatra Selatan;

17. Jalan Tol Lubuk Linggau–Curup–Bengkulu, bagian dari Trans Sumatra Provinsi Sumatra Selatan dan Bengkulu;

18. Jalan Tol Kayu Agung–Palembang–Betung Provinsi Sumatra Selatan;

19. Jalan Tol Cileunyi–Sumedang–Dawuan Provinsi Jawa Barat;

20. Jalan Tol Ciawi–Sukabumi–Ciranjang–Padalarang Provinsi Jawa Barat;

21. Jalan Tol Cengkareng–Batu Ceper–Kunciran Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta dan Provinsi Banten;

22. Jalan Tol Serpong–Cinere Provinsi Banten dan Provinsi Jawa Barat;

23. Jalan Tol Cinere–Jagorawi Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta dan Provinsi Jawa Barat;

24. Jalan Tol Cimanggis–Cibitung Provinsi Jawa Barat;

25. Jalan Tol Cibitung–Cilincing Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta dan Provinsi Jawa Barat;

26. Jalan Tol Bekasi–Cawang–Kampung Melayu Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta dan Provinsi Jawa Barat;

27. Jalan Tol Serpong–Balaraja Provinsi Banten;

28. Jalan Tol Semanan–Sunter, bagian dari enam ruas tol Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta;

29. Jalan Tol Sunter–Pulo Gebang, bagian dari enam ruas tol Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta;

30. Jalan Tol Duri Pulo–Kampung Melayu, bagian dari enam ruas tol Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta

31. Jalan Tol Kemayoran–Kampung Melayu, bagian dari enam ruas tol Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta;

32. Jalan Tol Ulujami–Tanah Abang, bagian dari enam ruas tol Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta;

33. Jalan Tol Pasar Minggu–Casablanca, bagian dari enam ruas tol Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta;

34. Jalan Tol Pasuruan–Probolinggo Provinsi Jawa Timur;

35. Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Provinsi Jawa Timur;

36. Jalan Tol Krian–Legundi–Bunder–Manyar Provinsi Jawa Timur;

37. Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Sisi Selatan Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta dan Provinsi Jawa Barat;

38. Jalan Tol Semarang–Demak Provinsi Jawa Tengah;

39. Jalan Tol Yogyakarta–Bawen Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah;

40. Pembangunan Fly Over dari dan Menuju Terminal Teluk Lamong Provinsi Jawa Timur;

41. Jalan Tol Ngawi–Kertosono–Kediri Provinsi Jawa Timur;

42. Jalan Tol Depok–Antasari (termasuk Bojonggede–Salabenda) Provinsi Jawa Barat;

43. Jalan Tol Solo–Yogyakarta–Kulon Progo Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta;

44. Jalan Tol Bogor Ring Road (termasuk Caringin–Salabenda) Provinsi Jawa Barat;

45. Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Jawa Tengah;

46. Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Provinsi Jawa Barat;

47. Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk–Negara–Pekutatan–Soka–Mengwi Provinsi Bali;

48. Pembangunan Akses Pelabuhan Tanjung Priok Timur Baru/New Priok Eastern Access (NPEA) Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta;

49. Pengembangan Jalan Tol Ir. Wiyoto Wiyono, M.Sc. Section Harbour Road II (Pembangunan Jalan Tol Ancol Timur–Pluit) Elevated Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta; dan

50. Pengembangan Jalan Tol Dalam Kota Bandung: a. North–South Link Bandung; dan b. Bandung Inter Urban Toll Road Provinsi Jawa Barat.