Bagikan:

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menjamin pengembalian uang pembelian tiket atau refund 100 persen untuk penumpang yang terdampak insiden anjloknya KA Argo Bromo Anggrek di emplasemen Stasiun Pegadenbaru, Subang, Jawa Barat.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan jumlah penumpang yang terdampak akibat anjloknya KA Argo Bromo Anggrek mencapai 440.000. Angka tersebut terlihat dari angka penjualan tiket untuk tanggal 1 hingga 3 Agustus.

“Tanggal 1 sampai dengan tanggal 3 Agustus, jumlah tiket yang terjual 440.000. (Khusus) tanggal 2 dan tanggal 3, tiket yang terjual 250.000. Nah, para pemilik tiket inilah yang terdampak (anjloknya KA Argo Bromo Anggrek),” tuturnya dalam konferensi pers di Gambir, Jakarta, Minggu, 3 Agustus.

Didiek memastikan KAI akan melakukan refund 100 persen kepada penumpang yang terdampak anjloknya KA Argo Bromo Anggrek.

KAI memberikan waktu 7 hari untuk mengurus pengembalian dana baik melalui Access by KAI, atau datang ke loket langsung.

“Ini pembatalan sampai hari ini 12.000 tiket, namun saya rasa ini masih banyak yang belum. Sehingga kita buka 7 hari lagi dan kami yakinkan pembatalan tiket kembali 100 persen,” tuturnya.

KAI pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak anjloknya KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Pegadenbaru.

Dia bilang, perjalanan hari ini masih mengalami keterlambatan karena perbaikan rel.

“Sekali lagi kami memohon maaf atas terjadinya kendala anjlok ini. Kita tidak ada yang menginginkan ini terjadi, namun kejadian ini menimpa kita semua,” katanya.