JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi lanjut menguat pada perdagangan hari ini, Kamis, 17 Juli, setelah kemarin naik 51,54 poin atau 0,72 persen ke level 7.192,0.
Phintraco Sekuritas dalam risetnya menilai, IHSG terangkat berkat kesepakatan negosiasi tarif dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) yang semula 32 persen menjadi 19 persen.
Selain itu, hasil rapat dewan gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang memutuskan untuk memangkas suku bunga acuan dari 5,5 persen menjadi 5,25 persen juga ikut menopang kenaikan indeks hari ini.
Adapun secara teknikal, indikator MACD kata Alrich masih melanjutkan pelebaran positive slope sehingga jika mampu bertahan di atas level 7.130, maka IHSG diperkirakan masih berpotensi menguji level resistance di 7.200-7.250 pada perdagangan Kamis ini.
“Sebaliknya, waspadai profit taking jika tertahan di bawah 7.200 mengingat stochastic RSI telah memasuki overbought area,” tulis Phintraco Sekuritas.
Di perdagangan hari ini, Phintraco menyebut IHSG bakal bergerak sejalan dengan rilis data Unemployment Rate di Inggris pada bulan Juni 2025 yang diperkirakan stabil di kisaran level 4,6 persen.
BACA JUGA:
Dari Uni Eropa, akan dirilis data inflasi Juni 2025 yang diperkirakan naik menjadi 2 persen dari 1,9 persen di Mei 2025. Sedangkan dari AS, investor tengah ancang-ancang menunggu rilis data retail sales bulan Juni 2025 yang diperkirakan naik 0,1 persen secara bulanan (MoM) dari minus 0,9 persen (MoM) di bulan sebelumnya.
Adapun, saham-saham yang direkomendasikan Phintraco Sekuritas hari ini, yakni PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Blue Bird Tbk (BIRD), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), dan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA).