JAKARTA - Cristiano Ronaldo dan Al-Nassr gagal mengunci gelar Liga Pro Saudi secara dramatis. Kemenangan yang sudah di depan mata buyar setelah kiper Bento melakukan blunder pada menit ke-99 saat melawan Al-Hilal.
Mengutip laporan Mirror, Rabu, 13 Mei, Al-Nassr sebenarnya hanya perlu menang dalam Derby Ibu Kota untuk memastikan gelar liga pertama mereka sejak 2019. Mereka unggul lebih dulu lewat gol Mohamed Simakan pada babak pertama.
Namun, situasi berubah pada masa injury time. Al-Hilal yang terus menekan mengirim lemparan jauh ke kotak penalti. Bento keluar untuk meninju bola, tetapi salah membaca arah. Kiper asal Brasil itu justru bertabrakan dengan rekannya sendiri dan bola masuk ke gawang.
Kamera televisi kemudian menyorot Ronaldo di bangku cadangan. Mantan pemain Manchester United dan Real Madrid itu sudah ditarik keluar pada menit ke-83. Setelah peluit akhir, ia terlihat kecewa dan langsung berjalan menuju lorong stadion.
Hasil imbang itu membuat perburuan gelar belum selesai. Jika menang, Al-Nassr akan unggul tujuh poin dan sulit dikejar. Namun, hasil seri membuat posisi mereka belum aman dalam persaingan juara.
BACA JUGA:
Persaingan gelar bisa berlanjut hingga pekan terakhir. Al-Nassr akan menghadapi Damac. Sementara Al-Hilal dijadwalkan melawan Neom, lalu menutup musim melawan Al-Fayha.
Di tengah kekecewaan, Ronaldo tetap mengirim pesan penyemangat melalui media sosial.
“Mimpi itu sudah dekat. Tegakkan kepala, kita tinggal selangkah lagi! Terima kasih atas dukungan luar biasa malam ini!” tulis Ronaldo.
Sejak bergabung dengan Al-Nassr pada 2023, Ronaldo belum meraih gelar Liga Pro Saudi. Sorotan makin tajam karena Karim Benzema, mantan rekannya di Real Madrid, sudah lebih dulu mengangkat trofi liga bersama Al-Ittihad musim lalu.
Laga itu juga diwarnai keributan di pinggir lapangan pada menit-menit akhir. Bek Al-Hilal, Theo Hernandez, terlibat dalam insiden yang membuat kedua bangku cadangan ikut panas. Asisten pelatih Jorge Jesus kemudian diusir wasit.
Pemain berusia 41 tahun itu sebelumnya juga dikabarkan kecewa dengan aktivitas transfer Al-Nassr dibanding rival-rival mereka yang sama-sama didukung Saudi Arabian Public Investment Fund.