Bagikan:

JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga Region Kalimantan menambah pasokan BBM jenis Pertamax dari Fuel Terminal Samarinda untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Balikpapan yang mengeluhkan kelangkaan Pertamax.

“Pertamina terus berupaya maksimal untuk memastikan distribusi Pertamax berjalan lancar, termasuk dengan melakukan penyesuaian dan penguatan suplai dari terminal BBM terdekat,” ujar Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun dalam keterangannya kepada media, Selasa, 20 Mei.

Menurut Edi, lonjakan permintaan dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan tingginya konsumsi masyarakat akan kebutuhan BBM berkualitas.

“Kami sangat mengapresiasi loyalitas dan kepercayaan para konsumen setia Pertamax. Kami juga mohon maaf atas ketidaknyamanannya dan kami terus berupaya meningkatkan pelayanan dan memastikan kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” tambahnya.

Edi memastikan, Pertamina Patra Niaga terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait guna memastikan kelancaran distribusi BBM, khususnya Pertamax, di wilayah Balikpapan dan sekitarnya.

Sebelumnya, kelangkaan BBM ini dikeluhkan Adi (40) seorang pengemudi ojek online di Balikpapan.

Saat dihubungi VOI, Adi mengaku kesulitan mendapatkn BBM jenis Pertamax sejak tanggal 18 Mei dan puncaknya terjadi pada tanggal 19 Mei.

"Balikpapan darurat BBM. (Kosong) sejak 2 hari lalu tapi puncaknya tadi malam," ujar Adi.

Untuk memenuhi kebutuhan BBMnya Adi mengaku terpaksa harus membeli Pertamax dari penjual eceran dengan harga yang cukup mahal.

"Rp25.000 sebotol ukuran botol A*ua besa," tandas Adi.