Bulog Pastikan Stok Beras dan Gula untuk Maluku dan Malut Mencukupi hingga 5 Bulan ke Depan
Ilustrasi. (Foto: Dok. Antara)

Bagikan:

JAKARTA - Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Maluku menjamin stok beras dan gula pasir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di provinsi Maluku dan Maluku Utara (Malut) mencukupi dan terjamin hingga lima bulan ke depan.
 
"Stok beras dan gula tersedia sebanyak 9.000 ton, sehingga terjamin dan mencukupi kebutuhan masyarakat di Maluku dan Malut hingga lima bulan ke depan," kata Kepala Perum Bulog Maluku, Muhammad Toufik di Ambon, dilansir dari Antara, Rabu 14 September.
 
Saat ini menurut dia, stok yang tersedia di gudang Bulog di Kota Ambon, Kota Tual dan Ternate, Provinsi Maluku Utara sebanyak 4.000 ton, sedangkan 5.000 ton lainnya baru didatangkan dari sentra produksi petani di Sulawesi Selatan.
 
"Sebagian dari 5.000 ton beras dari Sulsel ini sudah tiba di Kota Ambon, sedangkan sebagian lain akan ditempatkan di beberapa daerah seperti Kota Tual untuk melayani kebutuhan masyarakat di Maluku tenggara, Kepulauan Aru hingga Maluku Barat Daya, juga ditempatkan di gudang di Ternate, Maluku Utara," katanya.
 
Sedangkan persediaan gula pasir tersedia sebanyak 30 ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Maluku dan Malut.
 
"Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan takut dalam menghadapi cuaca ekstrem yang hingga kini masih melanda wilayah Maluku maupun Maluku Utara karena persediaan beras dan gula mencukupi," ujarnya.
 
Dengan stok yang tersedia ini, Perum Bulog juga menyatakan kesiapan untuk melakukan operasi pasar maupun pasar murah bekerja sama dengan masing-masing pemerintah daerah maupun pemangku kepentingan lainnya.
 
 
Dia mencontohkan kegiatan operasi pasar di lima pasar tradisional di Kota Ambon yang dilakukan Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGPP) Maluku bekerja sama dengan TPID, OPD teknis serta dan distributor, pihaknya menyuplai masing-masing lima ton gula dan beras jenis premium untuk mendukung upaya penurunan inflasi dan pengendalian harga itu.
 
Dalam operasi pasar untuk mengendalikan inflasi di Kota Ambon, Bulog menyuplai beras premium yang dijual dengan harga Rp11.000/Kg, atau Rp55.000/karung (5 Kg), sedangkan gula pasir dijual Rp13.500/Kg.
 
"Prinsipnya Bulog Maluku tetap siapkan stok beras dan gula, karena itu kapan saja diminta untuk melakukan operasi pasar atau pasar murah di berbagai tempat, maka kami siap melaksanakannya karena memang stok cukup banyak," katanya.