Evaluasi Satu Bulan PPS, Sri Mulyani Terus Gencarkan Sosialisasi dan Edukasi Wajib Pajak
Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Dok. Kemenkeu)

Bagikan:

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk memaksimalkan Program Pengungkapan Sukarela (PPS) yang digelar hingga 30 Juni mendatang.

Menurut dia, hingga saat ini jumlah wajib pajak (WP) yang mengikuti PPS semakin bertambah. Hal itu mengindikasikan bahwa banyak masyarakat yang sadar dan peduli terhadap keuangan negara melalui keikutsertaan dalam program ini.

“Kami akan terus melakukan sosialisasi kepada wajib pajak sehingga program ini, yang hanya terbatas sampai dengan akhir Juni 2022 atau tinggal 5 bulan lagi, bisa dimanfaatkan secara optimal karena memang wajib pajak masih perlu untuk menggunakan pengungkapan sukarela,” ujarnya dalam saat menggelar konferensi pers virtual, Rabu, 2 Februari.

Mengutip data yang dilansir oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu, diketahui bahwa hingga 1 Februari 2022 jumlah WP yang ikut PPS sebanyak 9.577 dengan 10.506 surat keterangan.

Dari jumlah ini diungkap nilai harta sebesar Rp8,80 triliun dengan Rp7,51 triliun di antaranya adalah deklarasi di dalam negeri dan dana repatriasi.

Kemudian, yang deklarasi luar negeri sebesar Rp728,74 miliar dan yang disalurkan ke sektor investasi sebesar Rp566,01 miliar. Sementara pemasukan negara bersih berupa Pajak Penghasilan (PPh) adalah sebesar Rp935,12 miliar.

“Kita meningkatkan terus aktivitas sosialisasi serta edukasi, dan tentu pada saat yang sama kita akan meningkatkan kepatuhan wajib pajak di indonesia, baik yang perorangan dan korporasi,” tutup Menkeu Sri Mulyani.