Menkes Optimis Vaksinasi COVID-19 ke Depan Bisa 2 Juta Per Hari Meski Lewat Tenggat Waktu Target Jokowi
Ilustrasi (Pixabay)

Bagikan:

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengaku optimis suntikkan vaksinasi COVID-19 dalam beberapa waktu ke depan bisa mencapai 2 juta dosis per hari.

Walaupun, sebetulnya Presiden Joko Widodo menargetkan vaksinasi 2 juta dosis per hari sudah harus dilaksanakan pada bulan Agustus 2021 lalu.

"Vaksinasi 2 juta dosis per hari optimis bisa," kata Budi dalam diskusi virtual yang ditayangkan Youtube Katadata Indonesia, Sabtu, 18 September.

Budi mengaku, sampai saat ini vaksinasi 2 juta dosis per hari belum tercapai. Namun, ada hari di mana pencapaian vaksinasi sudah mendekati hampir 2 juta dosis.

"Kita sudah pernah nyundul-nyundul angka 1,7 juta. Memang kalau kita lihat ada pattern-nya. Kita peak hari Kamis, lalu Jumat angkanya turun, Sabtu turun, Minggu paling rendah sekitar 300 ribuan dosis. tapi Senin, Selasa, Rabu naik lagi dan Kamis paling tinggi," ungkap dia.

Lebih lanjut, Budi menjelaskan sasaran vaksinasi di Indonesia mencapai sekitar 208 juta penduduk. Per hari ini, capaian vaksinasi secara nasional mencapai 37 persen.

Total vaksin yang sudah disuntikkan sebanyak 123 juta dosis, baik dosis pertama maupun kedua. budi menargetkan sekitar 300 juta dosis vaksinasi sudah tercapai pada akhir Desember.

"Diperkirakan, di akhir Desember harusnya sudah mendekati 300 juta dosis. Hitung-hitungan kami, akhir Desember sudah ada 150-175 juta orang atau sudah lebih dari 70 persen dari target populasi kita yang sudah divaksinasi," tutur Budi.

Diketahui, sebelumnya Jokowi meminta agar bulan Juli vaksinasi bisa tembus satu juta dosis per hari. Target tersebut ditingkatkan untuk bulan Agustus menjadi 2 juta dosis per hari. Untuk Oktober nanti, pemerintah juga menargetkan vaksinasi hingga 3 juta vaksin per hari. 

"Saya mengingatkan bahwa seluruh pihak tetap harus bekerja keras agar target 1 juta per hari vaksinasi terjaga sampai akhir Juli dan dapat kita tingkatkan dua kali lipat pada Agustus 2021 yaitu mencapai 2 juta dosis perhari," ungkapnya pada Senin, 28 Juni lalu.