Penuhi Ketersediaan Pasokan Tabung Oksigen, Gubernur Bengkulu Meminta Bantuan Sumsel dan Lampung
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. (Antara/dokumen)

Bagikan:

JAKARTA - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengaku meminta bantuan oksigen kepada dua provinsi tetangga, Sumatera Selatan (Sumsel) dan Lampung. Ini dilakukan seiring dengan terbatasnya persedian oksigen yang dibutuhkan pasien COVID-19.

"Kemarin sudah membuat kerja sama dan kita minta bantuan kepada Sumatera Selatan dan Lampung. Prinsipnya mereka mempersilahkan secara gratis, tetapi kita menyiapkan mobil transportasinya," ujar Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah di Mukomuko, Rabu 11 Agustus seperti mengutip Antara.

Gubernur Rohidin mengatakan hal ini, usai melakukan pengecekan dua posko PPKM di Desa Ujung Padang dan Kelurahan Bandar Ratu, Kecamatan Kota Mukomuko.

Kegiatan satgas provinsi setempat ke kabupaten dan kota mencakup keseluruhan selain melakukan pengecekan posko PPKM sudah berjalan lancar atau belum, termasuk ketersediaan oksigen.

Pada tingkat provinsi, jumlah kasus COVID-19 lebih tinggi, sehingga sering kali oksigen di rumah sakit mengalami kekurangan dan membutuhkan bantuan oksigen dari daerah lain.

Selain itu, meskipun Bengkulu mendapatkan bantuan oksigen gratis dari dua provinsi tetangga, tetapi masih tetap kesulitan mendapatkan mobil 'ISO tank' yang berfungsi untuk membawa oksigen.

Saat ini, jumlah mobil ISO tank yang khusus mengangkut oksigen di Bengkulu, termasuk yang berada di luar provinsi setempat juga terbatas. Untuk itu, Gubernur Rohidin mengatakan, pihaknya mengambil solusi lain, yakni menyewa mobil ISO tank dan solusi yang kedua pengadaan tabung sehingga bisa mengambil sendiri.

Ditambahkan olehnya, selain meminta bantuan kepada dua provinsi tetangga, Gubernur Rohidin menyebut pihaknya juga meminta bantuan kepada provinsi lain seperti Provinsi Sumatera Barat yang berbatasan dengan daerah ini.

"Kalau ada peluang Sumatera Barat lebih dekat. Tetapi terkait dengan penyediaan oksigen yang dibutuhkan pasien COVID-19 secara umum bisa terpenuhi," pungkasnya.