Milad ke-23, PBB Nyatakan Tetap Konsisten Idealis
Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra/ANTARA

Bagikan:

JAKARTA - Partai Bulan Bintang (PBB) merayakan hari jadinya yang ke-23 tahun pada hari ini. PBB menegaskan posisinya sebagai partai idealis.

Perayaan dilakukan secara virtual di markas DPP Partai Bulan Bintang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra berharap para kader muda PBB bisa memanfaatkan teknologi informatika di masa pandemi saat ini, salah satunya sekolah online. Sebab menurutnya, teknologi bisa mempermudah urusan dan menghemat waktu.

”Sekolah lewat online menyenangkan, manfaatkan sekolah online ini. Pandemi mungkin belum berakhir satu hingga dua tahun ke depan,” ujar Yusril dalam pidatonya.

Yusril juga meminta kepada semua kader partainya di Indonesia untuk tak berhenti berkegiatan meski masih dalam suasana pandemi.

"Lakukan dengan teknologi seperti perekrutan anggota dan kita sudah punya e-KTA,” katanya.

Yusril juga menyinggung soal pilihan politik masyarakat yang pragmatis. Dia mengakui, politik uang saat ini selalu jadi primadona menjelang Pemilu maupun Pilkada. Namun, dia menegaskan partainya akan tetap konsisten dengan idealis yang sudah dibangun sejak lama. PBB kata dia, juga tidak mau mengeluarkan uang.

”Saya berharap sifat idealisme ada di dalam diri masing-masing kader. Jangan berharap mengkorupsi uang dan jabatan di partai ini. Mudah-mudahan partai ini tetap eksis,” tegas Yusril.

Yusril menambahkan, bahwa dirinya juga tidak ingin berlama-lama menjabat sebagai ketum di PBB, sebab harus ada regenerasi. "Semoga nanti ada yang bisa membawa partai ini bisa lebih baik dari sebelumnya,” katanya.

Sementara, Sekjen PBB Afriansyah Noor mengatakan PBB sudah melakukan banyak hal untuk membangun bangsa di usia yang masih muda ini. Saat ini partainya tengah mempersiapkan partai menuju Pemilu 2024.

Partainya, kata dia, masih fokus dalam membenahi insfrastuktur partai mulai DPP hingga ranting. Sekaligus sebagai bentuk evaluasi setelah partai itu tidak lolos ke Senayan pada Pemilu 2019.

”Kami concern ke konsolidasi internal, dengan memperkuat infrastruktur DPP hingga tingkat ranting untuk menyongsong pemilu selanjutnya,” kata Afriansyah membuka acara Milad.

Selain membenahi infrstrutur partai, dia mengaku juga diperintahkan untuk merevisi kepenguruan DPP sehubungan dengan meninggalnya Ketua Mahkamah PBB KH Yasin Ardhi dan Ketua Majelis Syuro PBB KH Muqaddas Murtadla.

”Semua ini kami lakukan untuk perbaikan PBB menuju 2024 dan persiapan verifikasi administrasi yang dilakukan oleh KPU. Insyaallah harapan di milad tahun ini, PBB lebih baik lagi di bawah satu komando Prof Yusril Ihza Mahendra,” kata Afriansyah.