Bagikan:

JAKARTA - Otoritas Penerbangan Sipil Umum Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan pemulihan penuh operasi lalu lintas udara di negara tersebut mulai Hari Sabtu.

Otoritas tersebut mengatakan, tindakan pencegahan sementara yang diberlakukan karena dimulainya perang Iran telah dicabut, dalam pernyataan yang dibagikan oleh kantor berita negara WAM.

"Keputusan tersebut diambil setelah evaluasi komprehensif terhadap kondisi operasional dan keamanan dan dalam koordinasi dengan otoritas terkait," kata otoritas penerbangan tersebut, melansir The National (4/5).

"Pemantauan real time secara terus menerus tetap dilakukan untuk memastikan tingkat keselamatan penerbangan tertinggi," tambahnya.

Sebelumnya, penutupan wilayah udara dan pembatasan perjalanan udara diberlakukan sebagai tindakan keselamatan, setelah Iran memulai serangannya terhadap UEA dan negara-negara Teluk lainnya pada 28 Februari.

Serangan yang menargetkan fasilitas terkait Amerika Serikat, menyusul serangan AS dan Israel ke Tehran dan sejumlah kota di Iran yang menewaskan lebih dari 3.400 orang, termasuk mendiang Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Baik Bandara Internasional Dubai maupun Bandara Internasional Zayed Abu Dhabi menjadi sasaran serangan pesawat tak berawak selama konflik tersebut.

UEA belum menghadapi serangan rudal dan drone lebih lanjut sejak gencatan senjata bersyarat diberlakukan pada 8 April.

"Otoritas menyatakan apresiasinya atas kerja sama penumpang dan maskapai penerbangan selama periode pencegahan dan menegaskan kesiapan tim teknis dan operasionalnya untuk menanggapi perkembangan yang muncul," lanjut pernyataan tersebut.

Sementara itu, perjalanan udara di Teluk meningkat seiring dengan gencatan senjata antara AS dan Iran yang terus membawa kelegaan bagi kawasan tersebut.

Maskapai Emirates telah meningkatkan operasinya hingga 80 persen dari kapasitas sebelum perang, dan Etihad berada di sekitar 75 persen. Dan meskipun beberapa maskapai internasional telah menunda penerbangan ke wilayah tersebut, banyak yang melanjutkan operasinya.