JAKARTA - Dua anggota militer Amerika Serikat yang berpartisipasi dalam latihan militer gabungan African Lion 2026 dilaporkan hilang di dekat Kota Tan Tan di Maroko selatan, kata Komando Afrika AS (AFRICOM) dan Angkatan Bersenjata Kerajaan Maroko pada Hari Minggu.
Pasukan AS, Maroko, dan mitra lainnya meluncurkan operasi pencarian dan penyelamatan terkoordinasi, termasuk aset darat, udara, dan maritim, untuk menemukan anggota militer tersebut, yang hilang di dekat lokasi pelatihan Cap Draa, kata kedua militer tersebut dalam pernyataan terpisah.
Tentara Maroko mengatakan anggota militer AS tersebut hilang di dekat tebing.
"Laporan awal menunjukkan kedua tentara tersebut mungkin jatuh ke laut," kata seorang pejabat pertahanan AS kepada Reuters melalui email, seperti dilansir dari Al Arabiya (4/50).
"Saya dapat memastikan insiden ini tidak terkait dengan terorisme," tandasnya.
African Lion adalah latihan gabungan tahunan terbesar Komando Afrika AS, yang bertujuan untuk meningkatkan interoperabilitas di antara pasukan AS, Sekutu NATO, dan negara-negara mitra Afrika.
BACA JUGA:
Latihan gabungan tahun ini berlangsung dari 27 April hingga 8 Mei di empat negara yaitu Ghana, Maroko, Senegal dan Tunisia.
Sebagian besar latihan berlangsung di Maroko dan melibatkan sekitar 5.000 personel dari lebih dari 40 negara, menurut AFRICOM.