JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Australia Penny Wong mengatakan penutupan Selat Hormuz dirasakan seluruh kawasan Asia Pasifik karena gangguan pasokan energi.
Hal itu dikatakan Wong dalam kunjungannya di Tokyo bertemu Menlu Jepang Toshimitsu Motegi pada Selasa 28 April.
"Saya berharap dapat terus berkoordinasi dengan Anda mengenai respons kami setelah penutupan Selat Hormuz yang efektif dan dampak yang tidak proporsional terhadap kawasan kita," katanya pada Selasa 28 April dikutip dari The Telegraph.
Wong juga memuji langkah-langkah Jepang mengamankan pasokan energi dalam negerinya.
Menurut Wong akibat rantai pasokan yang "terkait erat" itu, Australia berpeluang menerima impor bahan bakar dari Jepang.
Ia mengatakan hubungan ekonomi Australia-Jepang "semakin penting saat kita menghadapi gangguan global".
Sekitar seperlima pasokan minyak dunia biasanya mengalir melalui Selat Hormuz. Penutupannya telah berdampak pada negara-negara Asia yang menerima sebagian besar pasokan energi mereka melalui jalur air vital tersebut.