JAKARTA - Kapolresta Jayapura Kota Kombes Fredrickus Maclarimboen mengatakan, 1.200 personel TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan aksi demo yang dilakukan di sekitar Kota Jayapura.
Ribuan personel TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan demo yang dilakukan mahasiswa dan kelompok masyarakat, Senin 27 April.
"Saat ini masih mengamankan demo yang dilakukan mahasiswa dan masyarakat," kata Kombes Fredrickus Maclarimboen kepada ANTARA, Senin di Jayapura, disitat Antara.
Kapolresta Jayapura Kota mengakui, secara keseluruhan situasi wilayah hukum Polresta Jayapura Kota aman dan kondusif namun hanya di wilayah tertentu saja yang sempat memanas.
Pendemo yang berada di kawasan Waena, Distrik Heram, sempat melakukan aksi anarkis dengan melakukan pelemparan sehingga anggota mengambil langkah tegas yang terukur.
"Saat ini demo terpusat di lingkaran Abepura dan aparat keamanan masih berjaga-jaga," kata Kapolresta Jayapura Kota Kombes Fredrickus Maclarimboen.
Hingga berita ini diturunkan aksi demo di sekitar lingkaran Abepura, masih berlangsung dan pendemo melakukan orasi secara bergantian.
Demo yang dilakukan mahasiswa dan kelompok pemuda itu menuntut agar operasi militer di wilayah sipil dihentikan, lindungi rakyat sipil, anak-anak, perempuan dan lansia, buka akses kemanusiaan tanpa syarat, bebaskan tahanan politik dan hormati HAM di Tanah Papua.