Bagikan:

JAKARTA - Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance melontarkan pandangan yang tak biasa soal UFO dan alien. Dalam wawancara dengan podcaster konservatif Benny Johnson, Vance mengatakan ia tidak yakin penampakan UFO berkaitan dengan makhluk luar angkasa. Menurut Vance, penjelasannya justru lebih dekat ke persoalan spiritual.

HuffPost yang dikutip Senin, 30 Maret melaporkan, wawancara itu dirilis pada Sabtu. Dalam perbincangan itu, Vance mengaku sangat tertarik pada riset pemerintah tentang kemungkinan adanya kehidupan di planet lain. Namun, jawaban Vance justru di luar dugaan.

“Saya tidak berpikir itu alien. Saya pikir itu iblis,” kata Vance, seperti dikutip HuffPost.

Saat diminta menjelaskan, Vance mengatakan banyak orang cenderung menyebut segala hal yang bersifat langit atau sulit dijelaskan sebagai alien. Padahal, menurut Vance, setiap agama besar di dunia, termasuk Kekristenan yang ia anut, sejak lama mengenal adanya hal-hal ganjil yang sukar diterangkan.

Vance, yang tumbuh sebagai ateis lalu menjadi Katolik saat dewasa, mengatakan imannya memengaruhi cara ia melihat fenomena supranatural. “Saya pikir salah satu tipu daya besar iblis adalah meyakinkan orang bahwa dia tidak pernah ada,” ujarnya.

Pernyataan itu muncul ketika isu UFO kembali ramai dibicarakan di Amerika Serikat. HuffPost menulis, bulan lalu Presiden Donald Trump mengumumkan rencana merilis dokumen pemerintah yang berkaitan dengan alien, kehidupan ekstraterestrial, fenomena udara tak dikenal atau UAP, dan benda terbang tak dikenal atau UFO.

Topik ini, menurut Vance, juga pernah ia bicarakan dengan Menteri Luar Negeri Marco Rubio saat keduanya masih sama-sama menjadi senator. Dalam wawancara di Pod Force One milik New York Post pada Oktober lalu, Vance mengatakan ketertarikan terhadap misteri UFO bukan hal asing di lingkungan elite Washington.

Ia bahkan menyinggung, setidaknya dari waktu ke waktu, mereka ikut larut dalam spekulasi. “Kami semua sesekali ikut larut dalam spekulasi,” kata Vance.