JAKARTA - Lomba balap lari jarak pendek pada malam hari selama bulan Ramadan menjadi tren terbaru di kalangan remaja sejumlah wilayah di Jakarta. Tren baru tersebut pun berdampak positif di masyarakat.
Seperti yang terlihat di wilayah Pademangan, Jakarta Utara. Puluhan remaja mulai usia 10 sampai 25 tahun terlihat antusias mengikuti lomba balap lari yang dikenal dengan 'fun night run' di kawasan Pademangan, Jakarta Utara. Mereka datang dari tiap wilayah RT dan RW.
Lomba lari antarremaja tersebut akhirnya difasilitasi oleh Polsek Pademangan untuk menghindari potensi gangguan keamanan, ketertiban umum, dan gesekan antarindividu serta gangguan arus lalu lintas.
Kapolsek Pademangan, AKP Daniel Dirgala, mengatakan kegiatan fun night run dilakukan berdasarkan dinamika yang berkembang di masyarakat Pademangan.
BACA JUGA:
"Aktifitas balap lari jarak pendek kerap dilakukan secara spontan oleh para pemuda pada malam bulan Ramadan, tetapi tanpa ada peraturan yang jelas. Menilik kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, kami pun memfasilitasi dan mengoordinasi agar tertib sesuai ketentuan hukum yang berlaku," kata AKP Daniel saat dikonfirmasi VOI, Sabtu, 7 Maret 2026.
Adapun kegiatan tersebut digelar di Jalan GOR Pademangan, RW 12, Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara. Jumlah peserta lari yang ikut ada 40 orang remaja warga setempat.
"Para peserta yang ikut lomba lari jarak pendek ialah warga remaja Pademangan dan mereka bukan pelaku tawuran," ujarnya.
Selain itu, polisi juga telah menyampaikan ambulans guna mengantisipasi peserta yang cedera saat mengikuti lomba lari jarak pendek.
Kapolsek mengimbau agar para remaja menghindari tawuran karena tidak bermanfaat untuk diri sendiri maupun orang lain.
"Lebih baik mengikuti kegiatan fun night run di Polsek Pademangan daripada tawuran yang tidak ada manfaatnya. Para pemenang balap lari akan diberikan hadiah peringkat 1, 2, 3, dan 4," katanya.