JAKARTA - Duta Besar (Dubes) Iran untuk PBB, Ali Bahreini, mengatakan Iran akan terus mempertahankan kedaulatannya dari agresi Israel-Amerika Serikat (AS).
"Kami akan melanjutkan pembelaan kami sampai agresi ini dihentikan," kata Bahreini di Jenewa, Selasa 3 Maret, dikutip dari Times of Israel.
Ia menekankan Iran tidak mentolelir upaya-upaya yang berpotensi tinggi merugikan negaranya, termasuk operasional pangkalan militer negara Barat di wilayah Timur Tengah.
“Jika ada pangkalan di negara tetangga yang digunakan untuk menyerang dan menginvasi negara lain, itu akan menjadi target yang sah,” kata dia.
Sebelumnya, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani menyampaikan pesan berapi-api sekitar 24 jam setelah serangan udara AS-Israel menewaskan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan komandan IRGC Mohammad Pakpour.
Pria berusia 67 tahun itu menjanjikan 'pelajaran' kepada AS. “Amerika dan rezim Zionis [Israel] telah membakar hati bangsa Iran,” tulis Ali Larijani di media sosial.
“Kita akan membakar hati mereka. Kita akan membuat para penjahat Zionis dan orang AS yang tidak tahu malu menyesali tindakan mereka,” sambungnya.