JAKARTA - Jaksa Wilayah Minab di Provinsi Hormozgan, Iran selatan pada Hari Minggu mengungkapkan jumlah korban tewas akibat serangan barbar oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap sekolah dasar putri di Minab telah meningkat menjadi 148 orang serta 95 orang lainnya terluka, sebagian besar siswi.
Taheri, jaksa wilayah Minab, mengecam kejahatan biadab yang dilakukan oleh Amerika dan rezim Zionis Israel terhadap Sekolah Dasar Shajare Tayyebe.
"Kemarin pagi, menyusul serangan kriminal oleh Amerika dan rezim Zionis yang kriminal, sebuah sekolah dasar menjadi sasaran, dan kami segera tiba di lokasi kejadian," ujarnya dikutip dari Tasnim (1/3).
Sebagai bukti kebrutalan rezim Israel, serangan tersebut merenggut nyawa banyak orang yang tidak bersalah.
"Sejauh ini, dalam serangan brutal ini, 148 orang telah gugur dan lebih dari 95 orang terluka, sebagian besar adalah pelajar, dan di antara para korban juga terdapat staf pendidikan dan orang tua siswa," jelas Taheri, seraya mencatat: "Segera, tim forensik medis dikerahkan, dan pekerjaan identifikasi jenazah para korban sedang berlangsung."
Jaksa penuntut umum Minab menegaskan, semua pihak, termasuk rumah sakit, dalam keadaan siaga.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi serangan terhadap sekolah tersebut yang menewaskan pelajar tak berdosa.
"Bangunan yang hancur itu adalah sekolah dasar untuk anak perempuan di selatan Iran. Sekolah itu dibom di siang bolong, saat penuh dengan murid-murid muda," tulisnya di platform media sosial X pada Sabtu malam.
"Puluhan anak tak berdosa telah dibunuh di tempat ini saja," tandasnya.
Menlu Araqchi menegaskan bahwa kejahatan ini tidak akan dibiarkan tanpa hukuman.
BACA JUGA:
Diberitakan sebelumnya, Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan ke ibu kota Tehran dan sejumlah kota di Iran pada Hari Sabtu.
Dikutip dari ABC, Amerika Serikat menyebuti operasi itu sebagai "Operation Epic Fury" sementara Israel menyebutnya "Operation Roaring Lion."
Serangan itu dibalas Iran melancarkan serangan ke wilayah Israel dan sejumlah instalasi militer Amerika Serikat yang ada di Kawasan Timur Tengah.