Bagikan:

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta warga yang akan mudik Lebaran lebih dulu melapor ke pengurus lingkungan setempat. Pelaporan ini ditujukan untuk mempermudah pendataan sekaligus menjaga keamanan wilayah selama rumah ditinggal kosong.

Menurut Pramono, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan menerbitkan surat edaran resmi terkait hal tersebut.

"Jadi, kami akan membuat surat edaran yang akan ditandatangani oleh Sekda, meminta kepada warga yang mudik melaporkan terlebih dahulu, apakah kepada RT, RW, atau Kelurahan setempat yang mau mudik," kata Pramono di Kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Jakarta Selatan, Kamis, 25 Februari.

Ia menjelaskan, langkah ini bukan untuk mempersulit warga, melainkan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan saat periode mudik. Biasanya, banyak rumah kosong dalam waktu bersamaan sehingga rawan tindak kejahatan.

Selain pendataan warga yang bepergian, Pemprov DKI juga akan kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan atau siskamling di tingkat RT dan RW.

"Yang kedua, untuk menjaga keamanan sekaligus menjaga lingkungan, maka nanti Siskamling ketika saat mudik akan kami galakkan kembali," ujarnya.

Pramono memastikan, pelaporan bagi warga yang akan mudik sudah bisa dilakukan mulai sekarang. Warga dipersilakan menyampaikan informasi rencana kepergian mereka kepada pengurus RT atau RW setempat.

"Sekarang ini pastinya sudah bisa dilakukan. Jadi kalau warga mau mudik, kami persilakan untuk melapor kepada RT/RW setempat," imbuhnya