JAKARTA - Kelompok pencuri dengan menggunakan bor besar berhasil membobol brankas bank Jerman selama liburan Natal, mencuri uang tunai, emas, dan perhiasan senilai 30 juta euro (Rp588.357.000.000), kata polisi dan pihak bank.
Geng tersebut membobol lebih dari 3.000 safe deposit box dan membawa kabur hasil curian dalam pencurian di Kota Gelsenkirchen, Jerman bagian barat.
Polisi mengatakan para pencuri mengebor jalan masuk ke brankas bawah tanah bank tabungan Sparkasse dari garasi parkir.
Diketahui, bisnis-bisnis di Jerman tutup untuk liburan Natal pada 25-26 Desember. Penyelidik menduga geng tersebut mungkin menghabiskan liburan dan akhir pekan di dalam gedung, membobol safe depoit box.
Pihak bank mengatakan cabang tersebut "dibobol selama liburan Natal" dan "lebih dari 95 persen dari 3.250 kotak penyimpanan aman nasabah dibobol oleh pelaku yang tidak dikenal".
Aksi pembobolan itu terungkap setelah alarm kebakaran berbunyi pada dini hari Senin dan petugas layanan darurat menemukan lubang tersebut.
Saksi mata melaporkan melihat beberapa pria membawa tas besar di tangga garasi parkir pada malam hari dari Sabtu hingga Minggu, kata polisi, dikutip dari The National (10/1).
Rekaman kamera keamanan menunjukkan sebuah Audi RS 6 hitam meninggalkan garasi parkir pada Senin pagi, dengan orang-orang bertopeng di dalamnya.
Plat nomor mobil tersebut telah dicuri di Kota Hanover, kata polisi.
Seorang juru bicara polisi mengatakan kepada AFP, pembobolan itu "memang dilakukan dengan sangat profesional", menyamakannya dengan film perampokan Ocean's Eleven.
"Banyak pengetahuan sebelumnya dan/atau banyak energi kriminal pasti terlibat untuk merencanakan dan melaksanakan ini," katanya.
Polisi mengatakan ribuan kotak tersebut memiliki nilai asuransi rata-rata lebih dari 10.000 euro, dan oleh karena itu memperkirakan nilai totalnya sebesar 30 juta euro.
Beberapa korban mengatakan kepada polisi, kerugian mereka jauh melebihi nilai pertanggungan kotak penyimpanan aman mereka.
Juru bicara polisi mengatakan "pelanggan yang tidak puas" berada di luar cabang bank, yang tidak dibuka karena alasan keamanan, setelah ancaman dilayangkan terhadap karyawan.
"Kami masih berada di lokasi, mengawasi keadaan," katanya.
"Situasinya telah jauh lebih tenang," tambahnya.
BACA JUGA:
Seorang juru bicara bank mengatakan mereka telah menyiapkan saluran telepon khusus untuk pelanggan dan semua yang terkena dampak akan diberitahu secara tertulis sesegera mungkin.
Ia mengatakan mereka sedang bekerja sama dengan perusahaan asuransi untuk menentukan bagaimana memproses klaim tersebut.
"Kami terkejut," kata juru bicara pers Frank Krallmann.
"Kami mendukung pelanggan kami dan berharap para pelaku akan tertangkap," tambahnya.