JAKARTA – Sebuah panggung megah berdiri di kawasan Bundaran Patung Hotel Indonesia (HI) yang diisi dengan berbagai pertunjukan musik untuk menyambut malam pergantian Tahun Baru 2026.
Berdasarkan pantauan di lokasi, masyarakat tampak antusias merayakan malam pergantian tahun di Bundaran HI. Warga mulai berdatangan sejak pukul 18.35 WIB, Rabu, 31 Desember 2025.
Mereka datang bersama anggota keluarga, sementara sejumlah muda-mudi terlihat hadir bersama pasangan masing-masing untuk menyambut hangatnya malam Tahun Baru di kawasan tersebut.
Masyarakat juga terpantau memadati area depan panggung besar yang berlokasi di depan Halte TransJakarta HI Astra. Mereka menikmati pertunjukan musik DJ yang dibawakan oleh sejumlah artis.

Sementara itu, pihak kepolisian telah menutup akses Jalan Jenderal Sudirman–MH Thamrin dalam rangka pelaksanaan car free night (CFN) menyambut malam Tahun Baru, yang dimulai sejak pukul 17.55 WIB.
Selain itu, sejumlah kantong parkir telah disediakan di beberapa titik di kawasan Bundaran HI untuk menunjang kelancaran acara.
Hingga berita ini diterbitkan, acara masih terus berlangsung dan diperkirakan akan selesai pada pukul 01.00 WIB.
BACA JUGA:
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menyiapkan pengamanan dan pelayanan terpadu untuk perayaan Malam Tahun Baru 2026 di wilayah DKI Jakarta guna memastikan masyarakat dapat merayakan pergantian tahun dengan aman, nyaman, dan tertib.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, seluruh personel ditugaskan tidak hanya untuk pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan kepada warga yang merayakan malam pergantian tahun.
“Kami mengerahkan 4.592 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polda Metro Jaya, Polres jajaran, TNI, serta instansi mitra seperti Dishub, Satpol PP, Dinkes, dan Damkar. Personel ini ditempatkan secara proporsional di titik-titik keramaian untuk pengaturan lalu lintas, patroli dialogis, serta respons cepat apabila diperlukan,” ujarnya.
Menurut Budi, fokus pengamanan berada di koridor Sudirman–Thamrin, pusat-pusat keramaian, objek wisata, dan jalur utama di Ibu Kota. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan serta mencegah gangguan kamtibmas.
“Kami mengedepankan langkah preventif dan humanis. Personel juga memberikan imbauan langsung kepada masyarakat agar merayakan dengan tertib, saling menghormati, serta mematuhi protokol keselamatan,” tambahnya.
Masyarakat diimbau untuk bersama-sama menjaga kondusivitas dengan tidak melakukan konvoi berlebihan, menghindari konsumsi minuman keras maupun narkoba, serta tetap menaati aturan lalu lintas. Ia juga mengingatkan agar orang tua memperhatikan anak-anaknya saat berada di kerumunan.