JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan 20 orang saksi dalam peristiwa pembakaran ruko-ruko dan warung pedagang di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan Kamis, 11 Desember 2025.
Sebagaimana kita ketahui, aksi pembakaran terjadi setelah dua orang debt collector atau mata elang (Matel) berinisial MET dan NAT tewas dikeroyok enam orang oknum anggota Polri yang bertugas di Pelayanan Markas (Yanma) Mabes Polri.
“Tentang perkembangan situasi di lapangan, penyidik dari Krimum maupun Polres Metro Jakarta Selatan sudah mendalami 20 orang saksi. 20 orang saksi dari korban-korban kios, (pemilik) sepeda motor, dan mobil yang menjadi korban yang dibakar, menjadi korban mereka,” kata Budi kepada media di Polda Metro Jaya, Rabu, 17 Desember 2025.
BACA JUGA:
Dalam peristiwa pembakaran itu, polisi memperkirakan kerugian mencapai Rp1,2 miliar.
Budi menegaskan, pihaknya akan melakukan penelusuran serta pengembangan terhadap para saksi dan alat bukti.
Budi mengungkapkan, para pelaku kini berada dalam pengawasan polisi.
“Sudah dalam pengawasan pihak penyidik,” ujarnya
“Serta akan melakukan upaya paksa terhadap pelaku-pelaku yang melakukan pembakaran,” pungkasnya.