JAKARTA - Petugas gabungan berhasil mengevakuasi satu kantong jenazah lagi pada Selasa, 9 Desember 2025, sore, sekitar pukul 16.55 WIB. Satu kantong jenazah tersebut diduga dievakuasi dari lantai 6 gedung Terra Drone Jakarta Pusat.
Evakuasi terhadap satu kantong jenazah tersebut, menambah jumlah total jenazah yang sebelumnya disebut polisi ada 20 orang, kini menjadi 21 orang korban tewas. Jumlah tersebut merupakan korban yang berasal dari karyawan Terra Drone.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji menegaskan, berdasarkan data yang diterima pihaknya terakhir, jumlah korban meninggal dunia ada 21 orang.
"Update korban meninggal dunia berjumlah 21 orang. Terdiri dari 6 laki-laki dan 15 perempuan," kata Isnawa Adji kepada VOI, Selasa, 9 Desember 2025.
Disamping itu, proses evakuasi dan pendinginan dari damkar berakhir sekitar pukul 17.00 WIB.
Dari pantauan VOI di lokasi kebakaran, petugas damkar sudah menggulung selang dari dalam area gedung yang terbakar.
BACA JUGA:
Selain itu, petugas juga sudah mengemas sejumlah peralatan kebakaran dari lokasi kejadian. Dua unit mobil smoke removal dan bronto skylift milik damkar juga sudah diturunkan.
Sementara tim dari Puslabfor Mabes Polri dan Tim Identifikasi Polres Metro Jakarta Pusat tengah bersiap melakukan olah TKP pada pukul 17.15 WIB.
Sebelumnya diberitakan, kepulan asap pekat yang masih tersisa di dalam gedung Terra Drone menyulitkan petugas Damkar untuk melakukan evakuasi dan penyisiran di tiap lantai gedung pada Selasa, 9 Desember, sore.
Dari pantauan VOI di lokasi, tepat pukul 16.46 WIB, petugas damkar masih terus menyisir lantai 5 keatas. Sementara jumlah gedung terdapat 7 lantai.
"Petugas gabungan terutama damkar masih berjuang keras untuk menembus sampai di lantai 6. Kondisi menuju lantai 6 itu cukup berat (banyak asap)," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro kepada VOI di lokasi kebakaran.