JAKARTA – Para paleontolog berhasil menemukan puluhan ribu jejak purba dinosaurus, termasuk jejak kaki dan lintasan renang, di sebuah situs kuno di Bolivia, Amerika Selatan. Penemuan monumental ini memberikan bukti terperinci mengenai spesies yang pernah melintasi garis pantai purba sekitar 115 juta tahun yang lalu.
Melansir ABC News, Sabtu, 6 Desember, penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal PLOS One pada hari Rabu (3/12/2025) mengungkapkan bahwa total hampir 18.000 jejak telah diidentifikasi di situs Carreras Pampa yang berada di dalam Taman Nasional Torotoro. Jejak-jejak tersebut mencakup 16.600 jejak kaki, 1.378 lintasan renang, dan beberapa jejak seretan ekor. Situs Carreras Pampa yang membentang sekitar 7.500 meter persegi (80.570 kaki persegi) kini diakui sebagai rumah bagi jejak kaki dinosaurus yang paling terawat dan lintasan renang dinosaurus terbanyak di dunia.
Sebagian besar jejak tersebut dikaitkan dengan theropoda, kelompok dinosaurus bipedal dari Periode Kapur (Cretaceous) yang terkenal, termasuk Tyrannosaurus rex. Jejak-jejak yang diperkirakan dibuat antara 145 juta hingga 66 juta tahun yang lalu ini menunjukkan bagaimana dinosaurus berukuran besar dan kecil, serta burung purba, bergerak di sepanjang pantai kuno yang berfungsi sebagai "jalan raya prasejarah" mereka.
BACA JUGA:
Yang paling unik adalah penemuan lintasan renang dinosaurus yang terawat baik. Para peneliti menduga jejak ini terbentuk ketika theropoda menggaruk dasar air dengan jari kaki tengah mereka, meninggalkan alur berbentuk lurus atau melengkung seperti koma. Berbeda dengan situs lain yang biasanya hanya menampilkan jejak renang tunggal, Carreras Pampa menunjukkan jejak renang yang bergantian antara kaki kanan dan kaki kiri, mengindikasikan pergerakan yang berkelanjutan.
Variasi ukuran dan kedalaman jejak juga mengungkapkan beragam spesies dan usia yang menjelajahi kawasan tersebut. Jejak berukuran kurang dari 10 cm mungkin ditinggalkan oleh theropoda yang lebih kecil, seperti Coelophysis, atau oleh anak-anak dari spesies yang lebih besar. Sementara jejak yang berukuran lebih dari 30 cm kemungkinan milik theropoda berukuran sedang seperti Dilophosaurus atau Allosaurus.
Penelitian ini menandai pertama kalinya situs Carreras Pampa dipelajari secara resmi, meskipun para paleontolog telah lama menyadari adanya jejak massal di sana. Penemuan ini menambah catatan paleontologis Bolivia, yang telah diakui memiliki salah satu catatan jejak dinosaurus paling luas dan beragam di dunia, yang mencakup Periode Trias, Jura, dan Kapur.