JAKARTA - Unit PPA Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur masih melakukan penyelidikan terkait penemuan bayi perempuan dalam kondisi hidup di area tumpukkan sampah, Jalan Kramat Oyar, RT 06/04, kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.
"Kami masih mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mengidentifikasi pelaku pembuang bayi tersebut," kata Kanit PPA Polres Metro Jakarta Timur, AKP Sri Yatmini saat dikonfirmasi VOI, Senin, 17 November.
Saat ini, bayi tak berdosa tersebut masih dirawat intensif di Puskesmas Kecamatan Cipayung. Bayi tersebut dalam kondisi sehat.
"Bayi masih kami rawat di rumah sakit untuk pemulihan kesehatannya. Alhamdulillah, kondisi bayi hari ini sehat. Masih kami berikan layanan kesehatan terbaik," ujarnya.
Sementara itu, Polres Metro Jakarta Timur dan Polsek Cipayung sudah melakukan olah TKP terkait penemuan bayi tersebut.
Kapolsek Cipayung, Kompol Tobing memastikan, bayi tersebut berjenis kelamin perempuan.
BACA JUGA:
"Untuk pelaku masih dalam lidik, belum teridentifikasi. Kasusnya kami limpahkan ke Unit PPA Polres Jaktim," tambah Kompol Tobing kepada VOI.
Diduga, bayi tersebut hasil hubungan gelap pasangan muda-mudi yang tak bertanggungjawab sehingga mereka tega membuangnya.
Sebelumnya, penemuan bayi hidup itu ditemukan warga Jalan Kramat Oyar RT 06/04, Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur pada Minggu kemarin, 16 November.
Ketua RT 06 Kelurahan Setu, Salam mengatakan, ketika awal ditemukan, bayi masih hidup dan terbungkus oleh selimut. Selain itu, terdapat tali pusar yang menempel di perut bayi. Penemuan itu terjadi disaat warga dan PPSU tengah melakukan aksi kerja bakti.
"Ketika kami temukan, bayi masih hidup di dalam goodie bag (tas bingkisan)," kata Salam.