JAKARTA - Garda Nasional Amerika Serikat berencana melatih ratusan pasukan di setiap negara bagian untuk menjadi bagian dari pasukan respons cepat yang berfokus pada misi gangguan sipil pada awal tahun depan, kata dua pejabat AS pada Hari Rabu.
Presiden Donald Trump semakin mendukung penggunaan militer untuk mendukung agenda domestiknya, termasuk mengerahkan pasukan ke kota-kota yang dipimpin Partai Demokrat seperti Los Angeles; Portland, Oregon hingga Washington, D.C.
Langkah terbaru ini menyusul perintah eksekutif yang ditandatangani Presiden Trump pada Bulan Agustus yang menyerukan setiap negara bagian untuk memiliki pasukan Garda Nasional yang dapat dikerahkan dengan cepat untuk "memadamkan gangguan sipil dan memastikan keamanan dan ketertiban publik."
Dua pejabat AS, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan setiap negara bagian akan diwajibkan memiliki pasukan tersebut pada awal tahun depan, melansir Reuters 30 Oktober.
Sebagian besar negara bagian nantinya diwajibkan memiliki 500 pasukan sebagai bagian dari pasukan tersebut.
Tanggal spesifik pemindahan ini pertama kali dilaporkan oleh The Guardian, yang mengutip memo Garda Nasional tertanggal 8 Oktober.
Seorang juru bicara Pentagon tidak segera menanggapi permintaan komentar Reuters pada Hari Rabu.
Tidak jelas bagaimana pasukan ini akan berbeda dari pasukan reaksi cepat yang sudah tersedia untuk setiap negara bagian.
Menurut Garda Nasional, setiap negara bagian sudah memiliki pasukan terlatih khusus yang dapat berpartisipasi dalam berbagai misi, termasuk pengendalian gangguan sipil.
BACA JUGA:
Saat ini, Garda Nasional harus mampu mengerahkan hingga 125 tentara dalam waktu delapan jam dan pasukan lanjutan hingga 375 personel dalam waktu 24 jam.
Dalam kunjungannya ke Jepang awal pekan ini, Presiden Trump mengatakan kepada pasukan AS, Ia siap mengirim "lebih dari Garda Nasional" ke kota-kota AS jika diperlukan.
"Kita memiliki kota-kota yang bermasalah dan kita akan mengirimkan Garda Nasional kita. Dan jika kita membutuhkan lebih dari Garda Nasional, kita akan mengirimkan lebih dari Garda Nasional karena kita akan memiliki kota-kota yang aman," kata Presiden Trump.