Bagikan:

JAKARTA - Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi mengonfirmasi kesiapannya maju sebagai calon Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, mengatakan badan dunia tersebut membutuhkan perubahan.

Dalam pengarahan di Markas PBB New York Grossi mengonfirmasi niatnya mencalonkan diri sebagai pengganti Antonio Guterres, yang masa jabatannya akan berakhir pada akhir tahun 2026,

Grossi mengatakan keyakinannya dapat "memberikan kontribusi di momen penting ini" bagi organisasi tersebut.

"Saya rasa kita semua sepakat bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa membutuhkan perubahan," ujar Grossi kepada Arab News, seperti dikutip 30 Oktober.

"Apa yang membuat saya memutuskan untuk mencalonkan diri adalah persis apa yang saya lakukan di IAEA: memimpin organisasi melewati masa-masa sulit, menangani krisis, dan tetap memberikan hasil," tandasnya.

Grossi menambahkan, ia akan membahas pencalonannya lebih lanjut "ketika saatnya tiba," sejalan dengan prosedur yang ditetapkan oleh Majelis Umum dan Dewan Keamanan PBB.

Menyatakan pencalonan tersebut tidak akan memengaruhi perannya saat ini, Grossi menekankan ia siap untuk membahas masalah tersebut "dengan siapa pun."

"Apa yang saya lakukan sebagai pimpinan IAEA berbicara lebih dari sekadar kata-kata, visi, janji, dan gagasan yang dapat saya miliki tentang seberapa baik seorang Sekretaris Jenderal," jelanya, dikutip dari Anadolu.

Diketahui, pemilihan Sekjen PBB yang baru akan digelar tahun depan dan masa jabatannya dimulai pada 1 Januari 2027.