Bagikan:

YOGYAKARTA - Ancaman non militer adalah jenis ancaman yang tidak memanfaatkan kekuatan senjata, tetapi melibatkan beberapa aspek, antara lain ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, teknologi, informasi, dan keselamatan publik. Adapun salah satu contoh ancaman non militer di bidang politik yaitu korupsi.

Dikutip dari buku Bahan Ajar Strategi Pertahanan, Kolonel Tek. Dr. Ir. Hikmat Zakky Almubaroq, S.Pd., M.Si., ‎ M. Irvan Gunawan, ‎ Deni Ahmad (2020:16), ancaman non militer berpotensi mengganggu dan melemahkan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Bentuk Ancaman Non Militer terhadap Keselamatan Negara

Ancaman ini tidak kita jumpai dalam bentuk fisik atau nyata sehingga tidak dapat diantisipasi secara langsung dengan menggunakan pendekatan kekuatan pertahanan yang bersifat hard-power.

Namun dapat dipastikan, jika ancaman non militer dibiarkan dan tidak terkendali, akan menyebabkan dampak yang serius terhadap keamanan dan keselamatan suatu negara.  

Apa saja contoh ancaman non militer yang membahayakan ini? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini:

Cyber Warfare

Ancaman ini berupa serangan terhadap infrastruktur teknologi informasi suatu negara, termasuk serangan terhadap sistem keamanan dan jaringan komputer pemerintah atau perusahaan.

Cyber warfare dapat membuat kerugian besar dalam hal kerahasiaan data, stabilitas ekonomi, dan fungsi pemerintahan.

Propaganda dan Informasi Palsu

Penyebaran berita palsu atau propaganda yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dapat berpengaruh terhadap opini publik, memuat ketidakstabilan politik, dan merusak hubungan antarnegara.

Sanksi Ekonomi

Negara atau kelompok negara dapat memanfaatkan sanksi ekonomi sebagai alat tekanan untuk memengaruhi kebijakan politik suatu negara lain. Sanksi tersebut bisa berupa pembatasan perdagangan, investasi, atau pembekuan aset.

Krisis Ekonomi

Ancaman ekonomi seperti krisis keuangan global, resesi, atau manipulasi pasar juga dapat mengganggu stabilitas suatu negara dan membuat ketidakpastian dalam kebijakan ekonomi.

Kriminalitas Transnasional

Ancaman dari kejahatan transnasional seperti perdagangan narkoba, perdagangan manusia, dan pencucian uang dan korupsi dapat mengganggu ketertiban sosial, ekonomi, dan politik sebuah negara.

Krisis Lingkungan

Perubahan iklim, kerusakan lingkungan, dan bencana alam dapat menimbulkan konflik internal ataupun antarnegara terkait sumber daya alam, migrasi, dan kerugian ekonomi.

Ancaman Kesehatan Global

Penyebaran penyakit menular, wabah, atau pandemi seperti Covid-19 dapat mengganggu stabilitas sosial, ekonomi, dan politik suatu negara atau wilayah.

Konflik Sumber Daya

Persaingan atas sumber daya alam misalnya air, minyak, atau gas dapat menimbulkan konflik antarnegara atau konflik internal yang berpotensi mengancam perdamaian dan kestabilan regional.

Ketegangan Sosial

Ketidaksetaraan sosial, ketidakadilan, dan konflik antarkelompok dalam masyarakat dapat mengundang ketegangan yang dapat mengganggu stabilitas politik dan sosial.

Radikalisasi dan Ekstremisme

Penyebaran ideologi radikal dan ekstremisme juga berisiko mengancam keamanan dalam negeri suatu negara dengan memicu konflik antaragama, antar-etnis, atau antar-kelompok politik.

Demikianlah ulasan mengenai ancaman non militer yang dapat kita ketahui dan diwaspadai. Semoga informasi ini bermanfaat. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.