Bagikan:

JAKARTA - PBB siap membantu pelaksanaan kemungkinan kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina. Presiden AS Donald Trump kini mencoba memediasi pemimpin Rusia dan Ukraina.

"Tentu saja, kami siap membantu pelaksanaan perjanjian yang akan mengarah pada perdamaian yang adil dan langgeng di Ukraina, sesuai dengan hukum internasional, sesuai dengan resolusi yang relevan," kata juru bicara PBB Stephane Dujarric dilansir ANTARA dari Sputnik, Sabtu, 18 Oktober.

Dia menegaskan kembali posisi PBB yang mendukung perdamaian tetapi menolak berkomentar tentang pertemuan puncak mendatang antara presiden Vladimir Putin dan Donald Trump di Budapest.

Pada Kamis, Putin dan Trump melakukan pembicaraan via telepon dan sepakat bertemu di Budapest.

Trump mengusulkan Budapest sebagai lokasi potensial untuk pertemuan puncak Rusia-AS dan Putin mendukung gagasan tersebut, kata penasihat presiden Rusia, Yury Ushakov.

Pada Jumat, Trump menjamu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. Ukraina sebelumnya meminta  AS memasok rudal Tomahawk.

Putin mengatakan kepada Trump pada Kamis bahwa kemungkinan pasokan rudal Tomahawk ke Kiev tidak akan mengubah situasi di garis depan, tetapi sebaliknya akan merusak hubungan Rusia-AS, kata Kremlin.